Warga Bekasi Diimbau Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau

- Redaksi

Sunday, 4 May 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran (Dok. Ist)

Ilustrasi kebakaran (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Memasuki musim kemarau, warga Kabupaten Bekasi diminta untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran. Pasalnya, saat musim kemarau tiba, kejadian kebakaran biasanya meningkat.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, sinar matahari yang sangat terik bisa memicu munculnya api, terutama di lahan-lahan kosong yang tidak dirawat.

“Pada musim kemarau, intensitas kebakaran biasanya meningkat. Sinar matahari yang menyengat dapat memicu nyala api, khususnya di lahan-lahan kosong yang tidak terawat,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, Sabtu (3/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Adeng menjelaskan bahwa korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Bila ragu, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan pihak PLN.

Baca Juga :  Adam Mosseri: Media Sosial Harus Lebih Transparan dalam Era AI

“Salah satu hal yang mesti diwaspadai itu korsleting listrik, karena itu penyebab utama kebakaran. Makanya harus kita cek berkala kondisinya di rumah kita masing-masing,” kata dia.

Untuk mencegah kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran juga aktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya agar warga tahu langkah-langkah dasar yang bisa dilakukan jika terjadi kebakaran.

Dengan langkah pencegahan yang tepat dan kesadaran masyarakat, diharapkan potensi kebakaran di musim kemarau bisa ditekan.

Berita Terkait

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Berita Terbaru

Kangen Band Resmi Bubar

Berita

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:38 WIB

Arti Allahumma Barik

Pendidikan

Arti Allahumma Barik: Makna, Waktu Penggunaan, dan Balasannya

Saturday, 12 Sep 2026 - 12:13 WIB