Swarawarta.co.id – Dunia perbankan kembali diguncang skandal memalukan. Seorang mantri Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon di Ponorogo, berinisial SPP, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kredit fiktif yang menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.
“Hari ini kita memeriksa 15 saksi campuran dari BRI dan Dukcapil. Termasuk SPP yang baru pertama kali kita periksa dan langsung ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, dalam konferensi pers.
Dari hasil penyidikan awal, terungkap bahwa SPP diduga memanipulasi data kependudukan warga dengan menggandakan KTP dan mengubah data identitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dokumen palsu itu kemudian digunakan untuk mengajukan kredit atas nama orang lain tanpa sepengetahuan pemilik identitas asli.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menetapkan SPP sebagai tersangka setelah memeriksa 15 saksi, termasuk dari internal BRI dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Ponorogo.
Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan internal dan eksternal dalam mencegah tindak pidana korupsi di sektor perbankan.
SwaraWarta.co.id - Cara mendapatkan CapCut Pro secara gratis jadi topik yang paling sering dicari oleh…
SwaraWarta.co.id - Jika gaji bersih budi rp5.000.000 per bulan dan ia menggunakan metode 50/30/20, berapa…
SwaraWarta.co.id – Kenapa Purbaya digantikan? Pergantian Menteri Keuangan selalu menjadi sorotan publik, tak terkecuali saat…
SwaraWarta.co.id – Kenapa Maudy Ayunda dihujat? Nama Maudy Ayunda kembali menjadi sorotan publik setelah konten…
SwaraWarta.co.id - Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada 14 September 2026 mengejutkan…
SwaraWarta.co.id - Apakah setiap kontrak adalah perjanjian, dan apakah semua perjanjian dapat dikatakan sebagai kontrak?…