WhatsApp Hadirkan Iklan di Status, Ini Penjelasan dan Fitur Terbarunya

- Redaksi

Thursday, 19 June 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitur iklan di WhatsApp (Dok. Ist)

Fitur iklan di WhatsApp (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Setelah bertahun-tahun bebas dari iklan, WhatsApp akhirnya akan mulai menampilkan iklan di fitur Status, yang mirip seperti fitur Stories di Instagram.

Menurut laporan TechCrunch yang dirilis Senin (16/6), pengguna WhatsApp nantinya akan melihat iklan setelah mereka melihat beberapa pembaruan dari fitur Status.

Wakil Presiden Produk WhatsApp, Alice Newton-Rex, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya WhatsApp untuk meningkatkan pendapatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapan iklan mulai muncul?

WhatsApp mengatakan iklan di Status akan mulai ditayangkan dalam beberapa bulan ke depan.

Iklan akan disesuaikan berdasarkan lokasi (negara/kota), bahasa, channel (saluran) yang diikuti pengguna, serta bagaimana pengguna berinteraksi dengan iklan tersebut.

Baca Juga :  KPM Tiba-tiba Dicoret dari Penerima Bansos? Ikuti 3 Langkah Penting Ini agar PKH dan BPNT Bisa Cair Lagi Meski Status Sudah Exclude

Namun, WhatsApp menegaskan tidak akan menggunakan data pribadi seperti nomor telepon, pesan, panggilan, atau isi grup untuk keperluan iklan.

Jika pengguna menautkan akun WhatsApp mereka ke Meta Account Center, maka preferensi dari akun Meta itu yang akan digunakan untuk menampilkan iklan.

Fitur Tambahan Lainnya:

Selain iklan, WhatsApp juga akan menghadirkan beberapa fitur baru, channel bisa dipromosikan melalui fitur Discovery, sehingga lebih mudah ditemukan oleh pengguna lain.

Kreator dan pelaku bisnis dapat menawarkan konten berbayar, yaitu dengan mengenakan biaya langganan bagi pengguna yang ingin mengakses Channel mereka secara eksklusif. Pembayaran bisa dilakukan lewat toko aplikasi.

Meta mencatat bahwa fitur Status dan Channel di WhatsApp digunakan lebih dari 1,5 miliar orang setiap hari.

Baca Juga :  KPU Ponorogo: Alat Peraga Kampanye Siap Memfasilitasi Pasangan Calon di Pilkada 2024

Selama ini, WhatsApp menghasilkan pendapatan melalui dua cara utama:

1. WhatsApp Business – layanan untuk pelaku usaha

2. Iklan click-to-WhatsApp – iklan di platform Meta lainnya yang mengarahkan pengguna ke percakapan WhatsApp bisnis

Meta menyebut dua cara ini sebagai sumber pemasukan yang stabil selama beberapa kuartal terakhir.

Berita Terkait

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Langkah Pasti! Cara Hapus Akun Kredivo Secara Permanen dan Aman
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Cara Hapus Akun Tunaiku Secara Permanen dan Aman: Panduan Lengkap
Mengungkap Pesan Rahasia M7 MLBB: Bocoran dan Ekspektasi Turnamen Dunia Selanjutnya
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”

Friday, 30 January 2026 - 14:46 WIB

Langkah Pasti! Cara Hapus Akun Kredivo Secara Permanen dan Aman

Thursday, 29 January 2026 - 15:40 WIB

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Thursday, 29 January 2026 - 15:08 WIB

Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Berita Terbaru

Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Pendidikan

Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Monday, 2 Feb 2026 - 12:00 WIB

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Olahraga

Mauro Zijlstra Semakin Dekat dengan Klub Persija Jakarta

Monday, 2 Feb 2026 - 10:18 WIB