Teknologi

Aplikasi Nonton Film IndoXXI, Populer tapi Penuh Kontroversi

SwaraWarta.co.id – IndoXXI sempat menjadi salah satu aplikasi nonton film paling populer di Indonesia sebelum akhirnya resmi ditutup pada awal 2020.

Aplikasi ini dikenal karena menyediakan ribuan film dan serial televisi dari berbagai negara, lengkap dengan subtitle bahasa Indonesia. Tidak heran, banyak pengguna internet kala itu menjadikan IndoXXI sebagai pilihan utama untuk menonton film secara gratis.

Namun, di balik popularitasnya, IndoXXI menuai banyak kontroversi. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan bahwa situs dan aplikasi tersebut melanggar hukum karena menyebarkan konten bajakan.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan IndoXXI dianggap merugikan industri perfilman, baik di dalam negeri maupun internasional, karena karya-karya yang seharusnya ditonton melalui jalur resmi malah bisa diakses secara gratis tanpa izin.

Penutupan IndoXXI tidak serta-merta menghentikan fenomena aplikasi serupa. Setelah diblokir, berbagai aplikasi dan situs mirror bermunculan dengan nama hampir mirip.

Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menonton film secara gratis masih tinggi, meskipun berisiko melanggar hukum. Bahkan, banyak aplikasi tiruan IndoXXI yang justru berbahaya karena disusupi iklan berlebihan hingga potensi malware.

Di sisi lain, pemerintah bersama pelaku industri hiburan berupaya memberikan alternatif legal bagi masyarakat. Sejumlah layanan streaming resmi seperti Netflix, Disney+ Hotstar, Vidio, hingga Prime Video semakin gencar menawarkan paket berlangganan dengan harga terjangkau. Layanan ini hadir dengan kualitas tayangan yang lebih baik, aman, dan tentunya mendukung keberlangsungan industri kreatif.

Masyarakat kini dihadapkan pada pilihan: tetap menggunakan aplikasi ilegal seperti IndoXXI dengan segala risikonya, atau beralih ke layanan streaming legal yang lebih aman. Kesadaran untuk mendukung karya film dengan menonton melalui jalur resmi diharapkan terus tumbuh, sehingga industri perfilman Indonesia dapat berkembang lebih pesat.

Meski IndoXXI telah resmi ditutup, namanya masih sering disebut sebagai ikon aplikasi nonton film ilegal yang pernah sangat digemari. Keberadaan aplikasi ini menjadi pengingat bahwa kebutuhan hiburan digital semakin besar, namun harus diimbangi dengan cara yang menghargai hak cipta.

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

SwaraWarta.co.id - Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru membawa perubahan mendasar, di mana praktik…

5 hours ago

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara tebus right issue INET? PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)…

5 hours ago

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

SwaraWarta.co.id - Dokter Richard Lee jadi tersangka kasus apa? Dokter kecantikan Indonesia, Richard Lee, ditetapkan…

8 hours ago

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

SwaraWarta.co.id - Setelah 35 tahun setia menemani Minggu pagi keluarga Indonesia, serial animasi legendaris Doraemon…

8 hours ago

Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Dulu? Simak Penjelasan Lengkapnya!

SwaraWarta.co.id - Sholat tahajud adalah salah satu ibadah sunnah yang paling istimewa dalam Islam. Ia…

9 hours ago

Bagaimana Jika Sekitarmu Ada Seseorang yang Secara Tidak Sadar Memiliki Kecenderungan NPD?

SwaraWarta.co.id - Menjalin hubungan sosial, baik di kantor maupun dalam lingkaran pertemanan, terkadang membawa kita…

1 day ago