Konflik Indonesia dan Malaysia Soal Blok Ambalat Kembali Memanas, Sumber Daya Migas Jadi Rebutan

- Redaksi

Thursday, 7 August 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik Indonesia dan Malaysia Soal Blok Ambalat

Konflik Indonesia dan Malaysia Soal Blok Ambalat

SwaraWarta.co.id – Sengketa perbatasan maritim antara Indonesia dan Malaysia di Blok Ambalat kembali mencuat setelah sekian lama mengalami pasang surut.

Wilayah strategis yang berlokasi di Laut Sulawesi ini menjadi titik perselisihan berkelanjutan antara kedua negara sejak tahun 1969, ketika perjanjian tapal batas landas kontinen pertama kali ditandatangani.

Lokasi dan Potensi Ekonomi Blok Ambalat

Blok Ambalat merupakan wilayah perairan seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di sebelah timur Pulau Borneo, tepatnya di Laut Sulawesi atau Selat Makassar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah ini mengandung cadangan minyak sekitar 62 juta barel dan gas alam sebesar 348 juta meter kubik, menjadikannya lokasi yang sangat strategis secara ekonomi.

Baca Juga :  Kebakaran Melanda Solo Grand Mall, Api Berkobar di Food Court Lantai 3

Malaysia menyebut sebagian wilayah ini sebagai Block ND6 dan Block ND7, sementara Indonesia mengklaim kedaulatan penuh berdasarkan hukum internasional.

Berdasarkan UNCLOS 1982, Indonesia memiliki kedaulatan yang jelas atas Blok Ambalat, berbeda dengan sengketa sebelumnya terkait Pulau Sipadan dan Ligitan.

Akar Permasalahan Sengketa

Konflik Blok Ambalat merupakan sengketa antara Indonesia dan Malaysia yang memperebutkan klaim atas perairan di wilayah Sulawesi yang menyimpan kekayaan migas cukup besar. Perselisihan ini tidak hanya menyangkut aspek kedaulatan wilayah, tetapi juga potensi ekonomi yang sangat menggiurkan dari kandungan sumber daya alam di dalamnya.

Ketegangan semakin meningkat karena kedua negara sama-sama mengklaim hak eksploitasi atas wilayah tersebut. Indonesia berpegang pada prinsip-prinsip hukum laut internasional, sementara Malaysia berusaha mempertahankan klaimnya melalui berbagai pendekatan diplomatik dan legal.

Baca Juga :  Heboh! Perselingkuhan Oknum ASN dan LC Pengantar Sabu Berhasil Dibongkar Polisi

Upaya Penyelesaian Diplomatik

Meski konflik terus berlanjut, kedua negara terus berupaya menyelesaikan sengketa melalui jalur diplomatik. Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Malaysia bahkan telah sepakat untuk menyelesaikan konflik Ambalat dengan pendekatan pemanfaatan laut secara bersama pada pertengahan 2025.

Penyelesaian sengketa Blok Ambalat memerlukan komitmen tinggi dari kedua negara untuk mencari solusi win-win solution yang menguntungkan semua pihak. Mengingat nilai strategis dan ekonomis wilayah ini, diplomasi yang konstruktif menjadi kunci utama dalam meredam ketegangan dan mencapai kesepakatan yang berkelanjutan.

Ke depannya, Indonesia dan Malaysia diharapkan dapat menemukan formula penyelesaian yang tidak hanya menjaga hubungan bilateral tetapi juga memastikan pemanfaatan sumber daya alam secara optimal untuk kemakmuran rakyat kedua negara.

Baca Juga :  Gibran Borong Sagu dan Bagikan Buku saat Blusukan di Jayapura

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Tangani Kebakaran Hutan di Kalimantan
Apakah Puskesmas Buka Hari Minggu? Ini Fakta dan Layanan Daruratnya!
Bang Jack Meninggal Kenapa? Simak Faktanya di Sini
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru
Penyebab Hutan Kalimantan Terbakar: Mengapa Paru-Paru Dunia Terus Membara?
Apakah 25 Agustus 2026 Libur? Berikut Jadwal Resminya!
Cara Cek Desil Berapa Lewat HP: Panduan Lengkap Pakai NIK KTP
CPNS 2026 Diundur: Begini Kata Menteri PANRB!

Berita Terkait

Sunday, 23 August 2026 - 13:22 WIB

Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Tangani Kebakaran Hutan di Kalimantan

Sunday, 23 August 2026 - 12:26 WIB

Apakah Puskesmas Buka Hari Minggu? Ini Fakta dan Layanan Daruratnya!

Sunday, 23 August 2026 - 12:10 WIB

Bang Jack Meninggal Kenapa? Simak Faktanya di Sini

Saturday, 22 August 2026 - 14:44 WIB

Rektor Unsoed Kena OTT KPK, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

Friday, 21 August 2026 - 10:25 WIB

Penyebab Hutan Kalimantan Terbakar: Mengapa Paru-Paru Dunia Terus Membara?

Berita Terbaru