Mengenal Apa Itu Konjungsi: Jembatan Penghubung Kata dalam Kalimat

- Redaksi

Tuesday, 19 August 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengenal Apa Itu Konjungsi

Mengenal Apa Itu Konjungsi

SwaraWarta.co.id – Apa itu konjungsi? Pernahkah Anda membaca sebuah kalimat yang mengalir lancar dan mudah dipahami, seolah-olah setiap kata terhubung dengan mulus? Rahasia di balik kelancaran tersebut salah satunya adalah penggunaan konjungsi yang tepat.

Dalam dunia linguistik, konjungsi adalah salah satu elemen penting yang sering kali luput dari perhatian, namun memiliki peran krusial dalam membangun struktur kalimat yang efektif. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan konjungsi dan apa saja jenis-jenisnya?

Secara sederhana, konjungsi atau kata hubung adalah kata-kata yang berfungsi untuk menghubungkan dua satuan bahasa atau lebih. Satuan bahasa ini bisa berupa kata, frasa, klausa, hingga kalimat.

Ibarat jembatan, konjungsi membantu kita menyeberangi satu gagasan ke gagasan lainnya tanpa terputus. Tanpa konjungsi, kalimat akan terasa kaku dan ter fragmented, membuat makna yang ingin disampaikan menjadi tidak jelas.

Konjungsi dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, masing-masing dengan fungsi spesifiknya:

  1. Konjungsi Koordinatif: Jenis ini digunakan untuk menghubungkan dua unsur yang setara secara gramatikal. Contohnya adalah kata “dan”, “atau”, “tetapi”, dan “melainkan”. Konjungsi koordinatif menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, atau klausa dengan klausa yang memiliki kedudukan yang sama dalam kalimat. Contoh: “Dia membeli buku dan pensil.”
  2. Konjungsi Subordinatif: Berbeda dengan konjungsi koordinatif, konjungsi subordinatif menghubungkan dua unsur yang tidak setara, yaitu induk kalimat dan anak kalimat. Anak kalimat bergantung pada induk kalimat untuk melengkapi maknanya. Contoh konjungsi ini adalah “karena”, “agar”, “meskipun”, “jika”, dan “sehingga”. Contoh: “Saya tidak datang karena hujan deras.”
  3. Konjungsi Korelatif: Jenis ini adalah konjungsi yang berpasangan dan menghubungkan dua unsur yang setara. Pasangan kata ini bekerja sama untuk memberikan penekanan pada hubungan antara dua gagasan. Contoh: “baikmaupun…”, “tidak hanyatetapi juga…”, dan “semakinsemakin…”. Contoh: “Tidak hanya pandai, dia juga rajin belajar.”
  4. Konjungsi Antarkalimat: Sesuai namanya, konjungsi ini digunakan untuk menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya. Fungsinya adalah menciptakan transisi yang halus antar gagasan. Contohnya adalah “oleh karena itu”, “namun”, “dengan demikian”, dan “selain itu”. Contoh: “Dia sudah berusaha keras. Oleh karena itu, dia pantas mendapatkan hasil terbaik.”
Baca Juga :  Mengenal Sosok Imaduddin Utsman, Ternyata Ini Karyanya

Memahami dan menggunakan konjungsi dengan benar tidak hanya membuat tulisan Anda lebih kohesif, tetapi juga meningkatkan kejelasan dan daya tarik pesan yang disampaikan. Konjungsi adalah alat bantu yang kuat dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan, memastikan setiap ide terhubung dengan logis dan mengalir indah.

 

Berita Terkait

Bagaimana Jika Sekitarmu Ada Seseorang yang Secara Tidak Sadar Memiliki Kecenderungan NPD?
3 Cara Mendapatkan Akun SIMPKB untuk Guru dan Tenaga Kependidikan
Bagaimana Keberagaman yang Dimiliki Masyarakat Indonesia? Simak Pembahasannya!
Bagaimana Kondisi Geografis Indonesia? Mari Kita Telusuri!
Bagaimana Cara Menggunakan Matriks SWOT untuk Merumuskan Strategi Bisnis? Mari Kita Bahas!
Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis Hingga Lulus, Mahasiswa Baru Wajib Tahu!
Apakah Crypto Haram? Simak Penjelasan Hukum Islam dan Fatwa Terbaru
Apakah Ciri dan Elemen Puisi Rakyat? Simak Pembahasannya!

Berita Terkait

Wednesday, 7 January 2026 - 07:00 WIB

3 Cara Mendapatkan Akun SIMPKB untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Tuesday, 6 January 2026 - 17:05 WIB

Bagaimana Keberagaman yang Dimiliki Masyarakat Indonesia? Simak Pembahasannya!

Tuesday, 6 January 2026 - 09:34 WIB

Bagaimana Kondisi Geografis Indonesia? Mari Kita Telusuri!

Monday, 5 January 2026 - 15:36 WIB

Bagaimana Cara Menggunakan Matriks SWOT untuk Merumuskan Strategi Bisnis? Mari Kita Bahas!

Sunday, 4 January 2026 - 14:33 WIB

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis Hingga Lulus, Mahasiswa Baru Wajib Tahu!

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB