Apa Hambatan yang Anda Temui Selama Melakukan Upaya Tindak Lanjut? Disimak Pembahasannya Secara Lengkap!

- Redaksi

Sunday, 14 December 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Hambatan yang Anda Temui Selama Melakukan Upaya Tindak Lanjut

Apa Hambatan yang Anda Temui Selama Melakukan Upaya Tindak Lanjut

SwaraWarta.co.id – Apa hambatan yang anda temui selama melakukan upaya tindak lanjut? Pengembangan profesional guru melalui pelatihan, workshop, atau seminar merupakan investasi krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Namun, seringkali semangat dan pengetahuan baru yang didapatkan tidak berujung pada perubahan praktik mengajar yang signifikan di kelas.

Proses tindak lanjut atau implementasi dari hasil pelatihan inilah yang sering kali menjadi jurang pemisah, dan di sini pula berbagai hambatan muncul.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa saja hambatan utama yang dihadapi guru saat mencoba menerapkan ilmu baru dalam keseharian mereka?

1) Keterbatasan Waktu dan Beban Kerja

Salah satu hambatan terbesar adalah beban kerja administratif yang sudah menumpuk. Guru dituntut untuk mengajar, menilai, menyusun laporan, dan mengikuti rapat. Upaya untuk mengadaptasi metode pembelajaran baru, membuat bahan ajar yang inovatif, atau melakukan refleksi mendalam membutuhkan waktu persiapan ekstra. Dalam kondisi keterbatasan waktu, guru cenderung kembali ke metode yang sudah biasa dan efisien.

Baca Juga :  Jenis Transaksi yang Diharamkan dalam Syariah Islam

2) Minimnya Dukungan dan Lingkungan Sekolah

Tindak lanjut yang sukses membutuhkan ekosistem yang mendukung. Hambatan muncul ketika dukungan dari kepala sekolah atau rekan sejawat minim.

Guru mungkin merasa sendirian saat mencoba menerapkan inovasi. Kurangnya fasilitas pendukung (misalnya, teknologi atau sumber daya) atau lingkungan yang kurang kondusif terhadap eksperimen dapat mematahkan semangat guru. Program tindak lanjut yang efektif harus melibatkan pendampingan (coaching) yang berkelanjutan, bukan hanya pelatihan sekali jalan.

3) Ketidakjelasan dan Relevansi Pelatihan

Terkadang, materi pelatihan yang diterima terlalu teoritis atau tidak relevan langsung dengan konteks kelas atau jenjang siswa yang diajar. Guru kesulitan menjembatani konsep abstrak menjadi praktik yang nyata dan terukur. Kurangnya sesi micro-teaching atau simulasi yang spesifik selama pelatihan dapat menjadi hambatan besar dalam proses tindak lanjut.

Baca Juga :  Kabinet yang Jatuh Berkaitan dengan Peristiwa Tanjung Morawa Terjadi pada Masa Pemerintahan Kabinet? Ini Jawaban Lengkapnya

4) Resistensi Pribadi dan Mindset

Tidak dapat dimungkiri, resistensi terhadap perubahan juga menjadi faktor. Guru yang sudah lama mengajar mungkin merasa nyaman dengan metode lama (status quo). Perubahan menuntut usaha, kemauan untuk mengambil risiko, dan kesediaan untuk menerima kegagalan awal. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan pergeseran pola pikir yang menempatkan kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Solusi: Membangun Budaya Tindak Lanjut yang Kuat

Mengatasi hambatan ini memerlukan pendekatan holistik. Sekolah perlu merancang program pengembangan profesional yang berkelanjutan, fokus pada pendampingan individual, dan mengurangi beban administrasi agar guru memiliki ruang untuk berinovasi. Dengan lingkungan yang mendukung dan waktu yang memadai, implementasi hasil pelatihan akan lebih optimal, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa.

Baca Juga :  PT. DATA AMAN INDONESIA Adalah Perusahaan Teknologi Yang Mengelola Data Sensitif Pelanggan Dan Informasi Bisnis Penting

 

Berita Terkait

Pernahkah Anda Menyaksikan atau Mendengar Adanya Perlakuan Negatif Terhadap Individu dengan Penyakit Mental? Bagaimana Perasaan Anda Pada Saat Itu?
Bagaimana Perumpamaan Hari Kebangkitan dalam Al-Qur’an? Berikut Pembahasannya!
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Uraikan Cara yang Bisa Kalian Lakukan untuk Mempromosikan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
Cara Hitung Matrix Destiny: Panduan Lengkap untuk Pemula
Apa Hubungan antara Bumi, Matahari, dan Bulan? Simak Pembahasanya Berikut ini!
Apakah Hubungan antara Frekuensi Pernapasan dengan Aktivitas Seseorang? Ini Penjelasannya!
Apa Tujuan Manusia Diciptakan dengan Bentuk yang Sebaik-baiknya? Simak Penjelasannya!

Berita Terkait

Wednesday, 28 January 2026 - 14:21 WIB

Pernahkah Anda Menyaksikan atau Mendengar Adanya Perlakuan Negatif Terhadap Individu dengan Penyakit Mental? Bagaimana Perasaan Anda Pada Saat Itu?

Wednesday, 28 January 2026 - 10:48 WIB

Bagaimana Perumpamaan Hari Kebangkitan dalam Al-Qur’an? Berikut Pembahasannya!

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:49 WIB

Uraikan Cara yang Bisa Kalian Lakukan untuk Mempromosikan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

Sunday, 25 January 2026 - 13:02 WIB

Cara Hitung Matrix Destiny: Panduan Lengkap untuk Pemula

Berita Terbaru

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Olahraga

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Wednesday, 28 Jan 2026 - 14:28 WIB

Ciri-ciri IQ Rendah

Lifestyle

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Wednesday, 28 Jan 2026 - 10:38 WIB