SwaraWarta.co.id – Di tengah derasnya arus globalisasi dan gempuran informasi di media sosial, menjaga persatuan dalam keberagaman menjadi tantangan tersendiri bagi generasi masa kini.
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar hiasan yang dicengkeram kaki burung Garuda, melainkan fondasi hidup berbangsa.
Lantas, bagaimana langkah konkret kita? Berikut ini akan kita uraikan cara yang bisa kalian lakukan untuk mempromosikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika agar tetap relevan dan hidup di hati setiap anak bangsa.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Menjadi “Agent of Change” di Media Sosial
Media sosial adalah panggung terbesar saat ini. Alih-alih terjebak dalam debat kusir atau penyebaran hoaks, gunakan akunmu untuk menyebarkan konten positif mengenai keberagaman.
- Buat Konten Kreatif: Bagikan video pendek tentang keunikan budaya dari daerah lain.
- Lawan Narasi Kebencian: Jadilah orang pertama yang mendinginkan suasana jika melihat komentar yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).
2. Praktik Toleransi dalam Keseharian
Promosi terbaik bukan melalui kata-kata, melainkan tindakan. Mempromosikan Bhinneka Tunggal Ika bisa dimulai dari lingkaran terkecil:
- Berteman Tanpa Sekat: Jangan membatasi pergaulan hanya dengan mereka yang satu keyakinan atau satu suku saja.
- Menghargai Hari Besar Keagamaan: Memberikan ucapan selamat atau sekadar menjaga ketenangan saat tetangga sedang beribadah adalah bentuk promosi nyata dari toleransi.
3. Mengadakan Dialog dan Kolaborasi Budaya
Edukasi tidak harus membosankan. Kita bisa mengemas nilai-nilai persatuan melalui kegiatan yang seru.
- Festival Kuliner Nusantara: Mengadakan acara mencicipi makanan khas daerah di lingkungan sekolah atau kantor.
- Diskusi Lintas Iman: Mengikuti atau menyelenggarakan diskusi santai untuk saling mengenal perspektif berbeda, sehingga prasangka (prejudice) bisa terkikis.
4. Mendukung Produk Lokal dan Kearifan Lokal
Setiap produk lokal membawa cerita budayanya masing-masing. Dengan bangga menggunakan batik, tenun, atau kerajinan daerah, kamu secara tidak langsung mempromosikan kekayaan yang menyatukan kita. Ini adalah cara halus namun efektif untuk menunjukkan bahwa perbedaan itu indah dan bernilai ekonomi tinggi.
Mempromosikan Bhinneka Tunggal Ika adalah tanggung jawab kolektif. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan tetap rendah hati dalam bersosialisasi, kita bisa memastikan bahwa semboyan ini tetap menjadi identitas abadi bangsa Indonesia. Ingat, bersatu bukan berarti harus sama, tapi berjalan bersama menuju tujuan yang mulia.

















