Lifestyle

Cara Bayar Fidyah Puasa yang Benar dan Tepat Sasaran dengan Tuntunan Syariat

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara bayar fidyah puasa? Bagi umat Muslim, menjalankan ibadah puasa Ramadan adalah sebuah kewajiban.

Namun, agama Islam memberikan keringanan bagi individu yang memiliki halangan tertentu untuk tidak berpuasa dan menggantinya dengan membayar fidyah.

Memahami cara bayar fidyah puasa dengan benar sangat penting agar kewajiban kita tuntas secara syariat.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siapa Saja yang Wajib Membayar Fidyah?

Fidyah secara harfiah berarti “tebusan”. Kewajiban ini berlaku bagi orang yang tidak mampu mengganti puasa di hari lain (qadha) karena alasan yang bersifat permanen atau kondisi berat, di antaranya:

  • Lansia yang sudah tidak mampu secara fisik untuk berpuasa.
  • Orang sakit parah dengan peluang kesembuhan kecil menurut medis.
  • Ibu hamil atau menyusui yang khawatir akan kesehatan buah hatinya (menurut sebagian besar ulama).
  • Orang wafat yang masih memiliki utang puasa (dibayarkan oleh ahli waris).

Besaran Fidyah yang Harus Dikeluarkan

Sebelum masuk ke teknis pembayaran, Anda perlu tahu berapa nominalnya. Berdasarkan SK Ketua BAZNAS, besaran fidyah umumnya adalah 1 mud makanan pokok (sekitar 675 gram hingga 1 kg) untuk satu hari puasa yang ditinggalkan.

Jika dikonversi ke dalam bentuk uang, nilainya disesuaikan dengan harga makanan yang layak di wilayah setempat. Untuk tahun 2024-2025 di wilayah Jakarta dan sekitarnya, BAZNAS menetapkan nilai fidyah sebesar Rp60.000,- per hari (sudah termasuk lauk pauk).

Langkah-Langkah Cara Bayar Fidyah Puasa

Berikut adalah panduan praktis untuk menunaikan kewajiban Anda:

  1. Hitung Jumlah Utang Puasa Pastikan Anda mencatat dengan teliti berapa hari puasa yang ditinggalkan agar jumlah fidyah yang dibayarkan akurat.
  2. Tentukan Jenis Fidyah Anda bisa membayar dalam bentuk beras (makanan pokok) atau uang tunai melalui lembaga amil zakat resmi.
  3. Membaca Niat Segala ibadah dimulai dengan niat. Anda bisa melafalkan niat dalam hati: “Sengaja aku membayar fidyah atas puasa yang ditinggalkan karena (sebutkan alasannya), fardu karena Allah Ta’ala.”
  4. Menyalurkan kepada Mustahik Fidyah diberikan kepada golongan fakir dan miskin. Sangat disarankan untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS atau LAZ agar pendistribusiannya lebih merata dan tepat sasaran.

Membayar fidyah adalah bentuk kasih sayang Allah SWT agar setiap Muslim tetap bisa menyempurnakan ibadahnya meski dalam keterbatasan fisik. Dengan mengikuti cara bayar fidyah puasa di atas, Anda telah menjalankan kewajiban sesuai tuntunan syariat.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Panduan Lengkap Cara Daftar BPTI Terbaru 2026 dengan Mudah

SwaraWarta.co.id - Cara daftar BPTI terbaru 2026 kini menjadi salah satu panduan yang paling banyak…

13 hours ago

Pengumuman AKMIL 2026: Pendaftaran, Syarat, dan Tahapan Seleksi Calon Perwira TNI AD

SwaraWarta.co.id - Akademi Militer (Akmil) kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengabdi sebagai…

19 hours ago

Uang Kembali! Ini Cara Refund Apple Service yang Mudah dan Cepat

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara refund Apple service? Pernahkah Anda tidak sengaja membeli aplikasi di App…

20 hours ago

Rekor Baru CR7: Ronaldo Cetak Berapa Gol di Piala Dunia?

SwaraWarta.co.id - Cristiano Ronaldo, atau yang akrab disapa CR7, kembali menjadi pusat perhatian jagat sepak…

20 hours ago

Cara Nonton Piala Dunia di Laptop dengan Mudah dan Tanpa Lemot!

SwaraWarta.co.id - Menyaksikan turnamen sepak bola terbesar di jagat raya tentu menjadi momen yang tidak…

21 hours ago

Kapan Spider-Man: Brand New Day Rilis? Simak Jadwal dan Fakta Menariknya

SwaraWarta.co.id - Penggemar Spider-Man di seluruh dunia tengah menantikan kemunculan terbaru Tom Holland sebagai Peter…

2 days ago