SwaraWarta.co.id – Siapa yang tidak mengenal Majapahit? Kerajaan ini merupakan simbol kejayaan Nusantara yang wilayah kekuasaannya konon melampaui batas Indonesia saat ini.
Namun, kejayaan tersebut tidak muncul begitu saja dari ruang hampa.
Penting bagi kita untuk jelaskan latar belakang berdirinya Kerajaan Majapahit agar kita memahami bahwa kerajaan ini lahir dari situasi politik yang penuh gejolak, pengkhianatan, dan strategi perang yang sangat cerdik.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Latar Belakang Berdirinya Kerajaan Majapahit: Runtuhnya Dinasti Singasari
Titik awal berdirinya Majapahit sangat erat kaitannya dengan kemunduran Kerajaan Singasari. Pada tahun 1292, Raja Kertanegara yang saat itu memimpin Singasari terlalu fokus pada ekspansi luar negeri (Ekspedisi Pamalayu).
Hal ini menciptakan celah keamanan di dalam negeri yang dimanfaatkan oleh Jayakatwang, bupati Gelang-gelang (Kediri).
Jayakatwang melakukan pemberontakan yang mengakibatkan gugurnya Kertanegara dan runtuhnya Singasari. Di tengah kekacauan inilah, Raden Wijaya, menantu Kertanegara, berhasil melarikan diri ke Madura untuk mencari perlindungan kepada Arya Wiraraja.
Atas saran Wiraraja, Raden Wijaya berpura-pura menyerah kepada Jayakatwang dan dihadiahi sebuah lahan hutan di daerah Tarik yang kemudian dinamakan Majapahit.
Strategi Cerdik Raden Wijaya dan Hutan Tarik
Nama “Majapahit” sendiri diambil dari pengalaman para pekerja saat membabat hutan Tarik. Mereka menemukan buah Maja yang rasanya sangat pahit.
Di wilayah inilah Raden Wijaya mulai membangun basis kekuatan secara sembunyi-sembunyi, mengumpulkan pengikut setia, dan menyusun rencana balas dendam terhadap Jayakatwang.
Peran Pasukan Mongol (Dinasti Yuan)
Faktor tak terduga yang mempercepat berdirinya Majapahit adalah kedatangan pasukan Mongol kiriman Kublai Khan. Awalnya, pasukan ini datang untuk menghukum Kertanegara yang telah menghina utusan Mongol. Namun, karena Kertanegara sudah wafat, Raden Wijaya memanfaatkan situasi ini.
Ia mengajak pasukan Mongol bekerja sama untuk menumpas Jayakatwang. Setelah Jayakatwang berhasil dikalahkan, Raden Wijaya justru berbalik menyerang pasukan Mongol yang sedang berpesta pora. Serangan mendadak ini memaksa pasukan Mongol pergi dari Jawa.
Detik-Detik Penobatan dan Kejayaan Majapahit
Setelah berhasil mengusir kekuatan asing dan menumpas pemberontak, Raden Wijaya resmi naik takhta pada tanggal 15 bulan Kartika tahun 1215 Saka (12 November 1293). Ia bergelar Kertarajasa Jayawardhana. Momen penobatan inilah yang secara resmi menandai lahirnya Kerajaan Majapahit.
Kerajaan ini nantinya akan mencapai puncak keemasannya di bawah pimpinan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gadjah Mada dengan Sumpah Palapa-nya yang melegenda.

















