Berita

Kenapa Upacara tidak di IKN? Simak Begini Alasannya!

SwaraWarta.co.id – Kenapa upacara tidak di IKN? Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menyimpan kejutan bagi publik.

Berbeda dengan tahun 2024 ketika Presiden Joko Widodo memimpin upacara di Ibu Kota Nusantara (IKN), tahun ini Presiden Prabowo Subianto justru memimpin upacara detik-detik proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta.

Lalu, mengapa upacara kenegaraan tidak dipusatkan di IKN?

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menetapkan Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka tetap berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, dengan Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara.

Meski demikian, IKN tetap menggelar upacara peringatan HUT ke-81 RI secara terpisah di Plaza Seremoni yang dipimpin oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Upacara di IKN diikuti sekitar 3.500 peserta dan dihadiri 40 investor pelopor.

Mengapa Tidak di IKN Upacaranya?

Ada tiga alasan utama. Pertama, infrastruktur IKN belum sepenuhnya rampung. Seperti yang diungkapkan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, IKN masih dalam proses pembangunan sehingga pemerintah fokus menyelesaikannya terlebih dahulu.

Kedua, terdapat perbedaan pendekatan kepemimpinan. Presiden Prabowo tidak menyinggung IKN dalam pidato kenegaraannya, berbeda dengan era Jokowi yang menjadikan IKN sebagai prioritas. Ketiga, Jakarta dinilai lebih siap secara logistik dan simbolis sebagai pusat peringatan kemerdekaan.

Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara di Istana Merdeka, Jakarta. Sementara itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memimpin upacara di Plaza Seremoni IKN. Pemerintah juga mengundang seluruh tokoh bangsa, termasuk para mantan presiden dan wakil presiden, untuk hadir di Istana Merdeka.

Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan pada 17 Agustus 2026. Upacara di IKN dimulai lebih pagi pada pukul 07.30 WITA atau 06.30 WIB dengan mempertimbangkan kondisi cuaca di kawasan tersebut.

Upacara kenegaraan tingkat pusat digelar di Istana Merdeka, Jakarta. Sementara itu, IKN juga menggelar upacara di Plaza Seremoni, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pemerintah menerapkan sistem hybrid dengan dua lokasi upacara secara bersamaan. Masyarakat diberikan kesempatan mengikuti upacara di Istana Merdeka melalui mekanisme war tiket dengan kapasitas 8.100 kursi. Sementara di IKN, upacara berlangsung khidmat dengan melibatkan 75 personel Paskibraka yang telah dikukuhkan sebelumnya.

Keputusan ini mencerminkan masa transisi pemerintahan dari Jakarta menuju IKN, di mana pembangunan ibu kota baru terus berjalan sambil tetap menjaga tradisi kenegaraan di ibu kota lama.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Cara Cek BSU di JMO Terbaru, Berikut Ini Persyaratan yang Harus Kamu Ketahui!

SwaraWarta.co.id - Mencari tahu cara cek BSU di JMO kini jadi hal yang paling sering…

10 hours ago

Bagaimana Kondisi Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah Sepanjang Tahun 2025, Serta Faktor Apa yang Memengaruhi Pergerakan Indikator-indikator Tersebut?

SwaraWarta.co.id - Bagaimana kondisi inflasi dan nilai tukar Rupiah sepanjang tahun 2025, serta faktor apa…

16 hours ago

3 Rekomendasi Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Kaki, Ada Hoka hingga New Balance

Memilih sepatu olahraga ternyata tidak cukup hanya melihat apakah modelnya terlihat keren atau sedang populer.…

16 hours ago

8 Weton Tibo Lungguh dalam Primbon Jawa, Konon Dikaitkan dengan Kedudukan dan Kemuliaan

Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, weton kelahiran kerap dikaitkan dengan karakter, rezeki hingga perjalanan…

16 hours ago

Klasemen Terbaru Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 31 Medali dan Naik ke Posisi 13

Kontingen Indonesia kembali mencatat perkembangan positif dalam klasemen sementara Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga pembaruan…

16 hours ago

Klasemen Lengkap Asian Games 2026: Indonesia Naik ke Posisi 13 dengan 31 Medali

Kontingen Indonesia berhasil memperbaiki posisi di klasemen sementara perolehan medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga…

16 hours ago