Kapan hari Pialang Merah Indonesia
SwaraWarta.co.id – Kapan hari Pialang Merah Indonesia? Banyak orang masih keliru membedakan antara Hari Palang Merah Indonesia dan hari ulang tahun PMI.
Padahal, keduanya jatuh pada tanggal yang berbeda di bulan September.
Jika Anda penasaran, simak ulasan lengkapnya berikut ini agar tidak lagi salah kaprah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahukah Anda bahwa Hari Palang Merah Indonesia sebenarnya diperingati setiap tanggal 3 September? Tanggal ini dipilih bukan tanpa alasan.
Pada 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah kepada Menteri Kesehatan saat itu, dr. Buntaran Martoatmodjo, untuk segera membentuk badan Palang Merah Nasional. Perintah tersebut menjadi tonggak awal lahirnya organisasi kemanusiaan yang kita kenal sekarang.
Perintah Soekarno ditindaklanjuti dengan pembentukan Panitia Lima pada 5 September 1945. Panitia ini terdiri dari dr. R. Mochtar sebagai ketua, dr. Bahder Djohan sebagai sekretaris, serta dr. Djuhana, dr. Marzuki, dan dr. Sitanala sebagai anggota. Tugas mereka adalah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mendirikan organisasi Palang Merah nasional.
Meskipun Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap 3 September, tanggal berdirinya PMI secara resmi adalah 17 September 1945. Pada tanggal inilah Pengurus Besar Palang Merah Indonesia terbentuk, dengan Drs. Mohammad Hatta yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden dipercaya menjadi ketua pertama. Karena itulah, 17 September juga dikenal sebagai Hari Ulang Tahun PMI.
Jadi, jangan bingung lagi. 3 September adalah momentum perintah pembentukan badan Palang Merah Nasional, sementara 17 September adalah tanggal resmi berdirinya organisasi PMI. Keduanya sama-sama penting dan saling berkaitan erat dalam sejarah kepalangmerahan di Indonesia.
Gagasan mendirikan Palang Merah nasional sebenarnya sudah muncul jauh sebelum Indonesia merdeka. Pada masa kolonial Belanda, organisasi bernama Het Nederland-Indische Rode Kruis didirikan pada 1873 dan kemudian dikenal sebagai NERKAI. Namun, organisasi ini dibubarkan saat Jepang menduduki Indonesia.
Semangat untuk memiliki Palang Merah yang dikelola sendiri oleh bangsa Indonesia terus berkobar. Pada 1932, dr. RCL Senduk dan dr. Bahder Djohan memperjuangkan pembentukan organisasi tersebut. Proposal mereka sempat diajukan dalam Kongres NERKAI pada 1940, tetapi ditolak. Baru setelah kemerdekaan, kesempatan itu benar-benar terbuka.
Setelah resmi berdiri, PMI bergerak cepat membantu korban Perang Kemerdekaan dan proses pemulangan tawanan perang. Berkat kiprahnya, PMI mendapatkan pengakuan internasional dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada 15 Juni 1950.
Hingga sekarang, PMI terus hadir dalam berbagai misi kemanusiaan: mulai dari donor darah, bantuan bencana, pertolongan pertama, hingga layanan ambulans dan klinik kesehatan gratis.
Peran PMI tidak pernah surut, bahkan semakin dibutuhkan di tengah berbagai tantangan zaman.
Jadi, sudah jelas bukan? Hari Palang Merah Indonesia adalah 3 September, sedangkan HUT PMI adalah 17 September. Jangan sampai tertukar lagi, ya!
SwaraWarta.co.id - Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi tak senonoh…
SwaraWarta.co.id – Mari disimak jelaskan pendapat Anda mengapa kita perlu melakukan perencanaan program komunikasi? Selanjutnya…
SwaraWarta.co.id – Kabar gembira datang dari dunia sepak bola Tanah Air. Pemain asal Jepang yang membela…
SwaraWarta.co.id - Pernah mengalami momen menyebalkan saat indikator data seluler sudah dinyalakan, tapi ikon internet…
SwaraWarta.co.id - Bali kembali tercoreng. Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak senonoh sepasang orang asing…
SwaraWarta.co.id - Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan aksi pelecehan…