SwaraWarta.co.id – Dugaan pelecehan seksual kembali mencoreng layanan transportasi publik Ibu Kota.
Insiden ini terjadi di dalam armada Mikrotrans Jak 31 (KWK 268) rute Blok M–Andara pada Kamis, 24 September 2026.
Kronologi Kejadian
Korban, seorang penumpang perempuan, awalnya duduk di samping seorang pria. Ia merasakan tangan pria tersebut menyentuh bagian pahanya dan sempat mengira sentuhan itu tidak sengaja. Namun, terduga pelaku kembali melakukan tindakan serupa meski korban sudah bergeser.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Beruntung, seorang penumpang perempuan lain yang duduk di seberang menyadari gelagat ganjil tersebut dan segera merancang siasat tukar tempat duduk untuk membebaskan korban.
Respons Transjakarta
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengecam keras segala bentuk pelecehan di lingkungan operasional layanan mereka. Pihaknya menyampaikan empati mendalam serta komitmen dukungan penuh bagi korban, baik dalam pendampingan maupun pemulihan.
Pramudi Mikrotrans menerima laporan sesaat setelah terduga pelaku turun dari armada. Transjakarta kini tengah menelusuri identitas pelaku dan siap berkoordinasi dengan kepolisian untuk memproses insiden ini secara hukum.
Imbauan kepada Penumpang
Transjakarta mengimbau seluruh pelanggan yang melihat atau mengalami tindakan mencurigakan untuk tidak ragu melapor kepada petugas di lapangan atau menghubungi Call Center 1500-102.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan transportasi publik memerlukan kewaspadaan bersama. Keselamatan dan kenyamanan seluruh pelanggan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

















