Memilih sepatu olahraga ternyata tidak cukup hanya melihat apakah modelnya terlihat keren atau sedang populer. Jenis aktivitas yang dilakukan juga perlu menjadi pertimbangan, terutama ketika sepatu lari akan digunakan untuk berjalan kaki jarak jauh atau aktivitas sehari-hari.
Tidak sedikit orang menggunakan sepatu lari berperforma tinggi untuk berjalan kaki. Padahal, karakter sepatu yang dibuat untuk berlari dengan kecepatan tinggi belum tentu memberikan sensasi yang sama ketika digunakan untuk berjalan santai atau commuting.
Pakar alas kaki sekaligus dokter umum, dr. Jason CP, MBBS, menjelaskan bahwa kenyamanan lutut menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika memilih sepatu untuk berjalan kaki. Pandangannya tersebut disampaikan melalui kanal YouTube Tirta PengPengPeng.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, sepatu yang digunakan untuk berjalan jauh sebaiknya mampu memberikan kenyamanan dan meredam benturan tanpa membuat otot kaki bekerja terlalu keras untuk menjaga keseimbangan.
Karena itu, sepatu dengan konsep hybrid bisa menjadi pilihan bagi orang yang membutuhkan satu pasang alas kaki untuk berbagai aktivitas, mulai dari jalan kaki, commuting, hingga olahraga ringan.
Berikut tiga model yang disebut dalam rekomendasi tersebut.
1. Hoka Transport GTX
Hoka Transport GTX merupakan sepatu hybrid yang dirancang untuk menunjang aktivitas di lingkungan perkotaan. Modelnya memadukan karakter sepatu olahraga dengan tampilan yang tetap cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Salah satu fitur yang menjadi daya tariknya adalah penggunaan membran GORE-TEX Invisible Fit. Teknologi tersebut membuat sepatu lebih siap digunakan ketika menghadapi kondisi basah, sekaligus tetap mempertahankan sirkulasi udara.
Sepatu ini juga menggunakan sistem tali quick-toggle yang membuat pengguna lebih mudah mengenakan dan melepasnya.
Untuk bagian midsole, Hoka Transport GTX menggunakan busa EVA yang dipadukan dengan teknologi Meta-Rocker. Kombinasi tersebut membantu menghasilkan transisi langkah dari tumit menuju bagian depan kaki yang lebih mulus.
Dalam rekomendasi dr. Jason, sepatu ini termasuk model hybrid yang dapat digunakan untuk berjalan kaki sekaligus lari ringan.
Harga yang tercantum: Rp3.299.000.
2. ASICS Gel-Nimbus 27
Nama ASICS Gel-Nimbus 27 lebih dikenal sebagai sepatu untuk lari jarak jauh. Namun, karakter cushioning yang tebal dan nyaman membuat seri ini juga dapat digunakan untuk aktivitas berjalan kaki.
Salah satu teknologi yang dibawa adalah PureGEL pada area tumit. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu memberikan pendaratan yang lebih lembut.
Selain itu, Gel-Nimbus 27 menggunakan FF BLAST PLUS ECO pada bagian midsole serta OrthoLite X-55 pada sockliner. Kombinasi tersebut memberikan bantalan yang empuk sekaligus tetap responsif.
Karakter tersebut membuat sepatu ini tidak hanya ditujukan untuk pelari. Orang yang banyak berjalan kaki atau melakukan aktivitas commuting juga dapat mempertimbangkannya.
Menurut dr. Jason, DNA seri Gel-Nimbus memang merupakan sepatu lari, tetapi karakter bantalan dan kenyamanannya dapat dimanfaatkan untuk berjalan kaki dalam jarak jauh.
Harga yang tercantum: Rp2.599.000.
3. New Balance 1080
Rekomendasi berikutnya adalah New Balance 1080. Seri ini dikenal sebagai sepatu yang mengutamakan kenyamanan sekaligus memiliki karakter yang cukup fleksibel untuk digunakan dalam berbagai aktivitas.
Bantalan pada New Balance 1080 dirancang agar tetap empuk sekaligus memberikan stabilitas ketika digunakan berjalan di permukaan keras.
Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan sepatu untuk aktivitas harian, terutama mereka yang sering berjalan kaki atau melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum.
Dari sisi tampilan, New Balance 1080 juga relatif mudah dipadukan dengan pakaian kasual. Karena itu, sepatu ini tidak hanya bisa digunakan untuk olahraga, tetapi juga untuk bekerja atau aktivitas sehari-hari.
Dalam rekomendasi dr. Jason, seri New Balance 1080 bahkan dinilai memiliki karakter yang sangat nyaman ketika digunakan berjalan kaki.
Harga yang tercantum: Rp2.999.000.
Mengapa Sepatu Lari Belum Tentu Cocok untuk Jalan Kaki?
Pertanyaan ini cukup penting bagi orang yang menganggap semua running shoes mempunyai fungsi yang sama.
Sepatu lari, terutama kategori high-performance running shoes atau supershoes, dirancang untuk membantu tubuh bergerak lebih cepat ke arah depan. Karakter tersebut dapat terasa berbeda ketika sepatu digunakan untuk berjalan dengan kecepatan rendah.
Menurut penjelasan dr. Jason, penggunaan sepatu dengan karakter seperti itu untuk berjalan dapat membuat otot kaki bekerja lebih keras dalam menjaga keseimbangan. Karena itu, sepatu yang digunakan untuk jalan kaki sebaiknya tidak hanya dinilai dari seberapa empuk, tetapi juga dari bagaimana sepatu tersebut terasa pada lutut dan kaki.
Artinya, sepatu yang sangat bagus untuk race atau latihan lari cepat belum tentu menjadi pilihan yang sama untuk commuting sepanjang hari.
Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Sepatu Jalan Kaki?
Ada beberapa hal sederhana yang dapat diperhatikan sebelum membeli sepatu.
1. Perhatikan kenyamanan
Pastikan sepatu terasa nyaman sejak pertama kali digunakan. Jangan hanya terpaku pada tampilan atau merek.
2. Pilih bantalan sesuai kebutuhan
Bantalan yang empuk dapat membantu memberikan rasa nyaman ketika berjalan dalam waktu lama. Namun, tingkat empuk yang dibutuhkan setiap orang bisa berbeda.
3. Pastikan ukuran sesuai
Sepatu yang terlalu sempit dapat membuat kaki cepat terasa tidak nyaman. Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar juga dapat mengurangi kestabilan saat berjalan.
4. Sesuaikan dengan aktivitas
Jika sepatu akan digunakan untuk bekerja, commuting, jalan kaki, dan sesekali jogging, sepatu hybrid dapat menjadi pilihan yang praktis.
Sementara itu, jika tujuan utamanya adalah latihan lari dengan kecepatan tinggi atau mengikuti perlombaan, kebutuhan sepatu bisa berbeda.
Hoka, ASICS, atau New Balance?
Ketiga model tersebut memiliki karakter yang berbeda.
Hoka Transport GTX lebih menonjolkan konsep hybrid untuk aktivitas perkotaan, termasuk kondisi yang membutuhkan perlindungan terhadap air.
ASICS Gel-Nimbus 27 mengutamakan karakter cushioning yang empuk dan pada dasarnya merupakan sepatu lari jarak jauh yang juga nyaman digunakan berjalan.
Sementara New Balance 1080 menawarkan perpaduan antara kenyamanan, bantalan, dan tampilan yang cukup fleksibel untuk digunakan sehari-hari.
Dengan demikian, pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, bukan sekadar berdasarkan harga atau popularitas merek.
Kesimpulan
Sepatu lari memang dapat digunakan untuk berjalan kaki, tetapi tidak semua jenis running shoes mempunyai karakter yang ideal untuk aktivitas tersebut.
Untuk kebutuhan jalan kaki jauh dan commuting, kenyamanan, bantalan, kestabilan, serta kesesuaian ukuran menjadi beberapa faktor yang perlu diperhatikan.
Tiga model yang masuk dalam rekomendasi dr. Jason adalah Hoka Transport GTX, ASICS Gel-Nimbus 27, dan New Balance 1080. Ketiganya memiliki karakter berbeda, tetapi sama-sama dapat dipertimbangkan untuk pengguna yang membutuhkan sepatu nyaman untuk berjalan kaki.
Harga yang tercantum dalam sumber masing-masing adalah sekitar Rp3,299 juta untuk Hoka Transport GTX, Rp2,599 juta untuk ASICS Gel-Nimbus 27, dan Rp2,999 juta untuk New Balance 1080. Harga di toko dapat berubah tergantung ukuran, warna, promo, dan periode penjualan.















