Denny Ja Rilis Hasil Survei Suara Partai Islam di Pemilu 2024

- Redaksi

Thursday, 21 September 2023 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denny Ja Lembaga Survei Indonesia (Dok. Detik)

SwaraWarta.co.id – Baru-baru ini, Lembaga Survei Indonesia bentukan Denny Ja mengumumkan rilisan resminya perihal ormas Islam, partai Islam, serta hasil suara pilihan calon presiden RI.Dalam hasil survei ini, Denny Ja yang merupakan peneliti senior Lembaga Survei Indonesia menyebutkan bahwa capres Prabowo Subianto lah, yang paling unggul sebagai pilihan Ormas Islam dibanding kedua pesaingnya yakni Ganjar Pranowo serta Anies Baswedan.

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia bentukan Denny Ja itu dibacakan di kanal youtube pribadinya sebagai rujukan elektabilitas dari ketiga nama calon presiden tersebut.

Elektabilitasnya sendiri hanya mencakup survei yang dilakukan melalui responden di kalangan Ormas Islam semisal Nahdathul Ulama, Muhammadiyah, serta yang lainnya.

Dalam survei tersebut, Denny Ja berhasil mengumpulkan responden sebanyak 1200 orang dengan rincian 56,9 % dari responden yang berasal dari NU, 5,7 % dari Muhammadiyah.

Sisanya 3 % dari Ormas Islam lain, 33,8 % non Ormas, dan 0,6 % responden yang bukan yang berasal dari 4 kelompok di atas.

Hasilnya survei itu menyebutkan bahwa NU, memiliki kecenderungan mengenal sosok Prabowo sebanyak 98 %, mengenal sosok Ganjar sebanyak 85,9 %, dan terakhir mengenal sosok Anies sebanyak 78,4 %.

Untuk Ormas Muhammadiyah, Prabowo mendapatkan 100 %, dan Ganjar serta Anies berada di persentase yang sama sebanyak 92,5 %.

Untuk Ormasnya lainnya, sebanyak 100 %, mengenal Prabowo juga Anies Baswedan, sementara Ganjar Pranowo hanya 90,5 % saja.

Dengan hasil ini bisa ditarik kesimpulan bahwa calon Presiden Prabowo Subianto dikenal oleh hampir keseluruhan responden Ormas Islam.

Sementara calon Presiden Ganjar Pranowo hanya dikenal dan mungkin akan mendapatkan dukungan dari Ormas Islam Muhammadiyah.

Dan terakhir, calon Presiden Anies Baswedan hanya dikenal responden dari kalangan Ormas Islam lainnya.

Survei yang telah dilakukan pada Agustus lalu dilakukan Lembaga Survei Indonesia Denny Ja dengan menggunakam metodelogi teknik wawancara dan tatap muka dengan sampling multi stage random.

Untuk surveinya sendiri dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia Denny Ja dengan memberikan kuesioner sebagai media pengumpul datanya.

Di survei lainnya di luar Lembaga Survei Indonesia Denny Ja, yakni Litbang Kompas mencatat tingkat elektabilitas ketiga calon tersebut yakni Ganjar mendapatkan 25,6%, disusul oleh Prabowo 25 %, serta Anies 12,8 %. Survei ini dengan responden di kalangan NU.

Baca Juga :  Perubahan Struktur Organisasi di Lingkungan Pemkot Mojokerto: DPMPTSP Naker dan Bappeda Litbang

Berita Terkait

Kenapa KKB Tidak Diberantas? Menguak Alasan Kompleks di Balik Konflik Papua
Kenapa Andre Taulany Cerai? Ternyata Karena Alasan ini Komedian Kondang Itu Berpisah!
Video Wanita Bercadar Mesum di Tempat Umum Bersama Pria Tersebar di Sosmed
VIRAL! Video 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Jadi Sorotan, Banyak Diburu oleh Netizen!
Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Berita Terkait

Wednesday, 16 September 2026 - 14:25 WIB

Kenapa KKB Tidak Diberantas? Menguak Alasan Kompleks di Balik Konflik Papua

Wednesday, 16 September 2026 - 10:53 WIB

Kenapa Andre Taulany Cerai? Ternyata Karena Alasan ini Komedian Kondang Itu Berpisah!

Wednesday, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Video Wanita Bercadar Mesum di Tempat Umum Bersama Pria Tersebar di Sosmed

Wednesday, 16 September 2026 - 09:49 WIB

VIRAL! Video 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Jadi Sorotan, Banyak Diburu oleh Netizen!

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Berita Terbaru