Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

- Redaksi

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir?

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir?

SwaraWarta.co.id – Kapan musim kemarau 2026 berakhir? Musim kemarau 2026 menjadi salah satu yang paling dinantikan akhirnya, terutama setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kemarau tahun ini datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering dari biasanya. Lantas, kapan sebenarnya musim kemarau 2026 berakhir?

Berdasarkan pemutakhiran informasi BMKG, secara umum musim kemarau 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi berakhir pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.

Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak Kemarau Terjadi Agustus-September

Sebelum berakhir, puncak musim kemarau 2026 diprediksi terjadi pada Juli, Agustus, dan September. Sebanyak 369 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 48,84 persen luas daratan Indonesia mencapai puncak kemarau pada Agustus, sementara 169 ZOM lainnya mengalami puncak pada September.

Baca Juga :  Madura United Lepas Maxuel Silva, Datangkan Dua Striker Asing Baru

Pada Agustus 2026, puncak kemarau melanda Sumatera bagian tengah, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, sebagian NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan sebagian besar Papua.

Pengaruh El Nino Memperpanjang Kemarau

Fenomena El Nino yang mencapai intensitas sangat kuat turut memperkuat kondisi kering di Indonesia. El Nino diprediksi bertahan hingga awal 2027 dengan peluang intensitas moderat mencapai 98 persen. Dampaknya terhadap Indonesia terutama terasa hingga pertengahan Oktober 2026.

Akibatnya, sekitar 86,62 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori rendah (0-50 mm per dasarian) pada akhir Agustus 2026. Kondisi ini juga memicu peningkatan kejadian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.

Transisi ke Musim Hujan

Setelah kemarau berakhir, musim hujan diprediksi mulai tiba secara bertahap. Wilayah Indonesia bagian barat seperti Sumatra akan lebih dulu mengalami hujan pada pertengahan Oktober, kemudian meluas ke Pulau Jawa dan wilayah lainnya pada November 2026.

Baca Juga :  Surya Paloh Absen dari Pertemuan Ketum Parpol, NasDem Bilang Begini

Meski demikian, beberapa daerah diperkirakan masih merasakan dampak kemarau hingga November 2026.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi krisis air bersih, ancaman karhutla, serta gangguan sektor pertanian selama periode peralihan musim ini.

Musim kemarau 2026 diprediksi berakhir pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026, dengan wilayah barat Indonesia lebih dulu memasuki musim hujan. Pantau terus informasi resmi BMKG untuk pembaruan terkini.

 

Berita Terkait

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terbaru