Jelaskan Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih ringkas Lebih Relevan dan Lebih Berdampak?

- Redaksi

Thursday, 30 May 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih ringkas Lebih Relevan dan Lebih Berdampak

SwaraWarta.co.id – Jelaskan mengapa pengelolaan kinerja guru di PMM bisa dikatakan lebih ringkas, lebih relevan, dan lebih berdampak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah membawa angin segar
dalam pengelolaan kinerja guru di Indonesia.

Dengan pendekatan yang inovatif, PMM berhasil merampingkan
proses yang sebelumnya rumit, meningkatkan relevansi dengan kebutuhan nyata di
lapangan, serta menciptakan dampak yang lebih signifikan terhadap kualitas
pembelajaran.

Alasan Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa
Dikatakan Lebih ringkas Lebih Relevan dan Lebih Berdampak:

1. Lebih Ringkas: Penyederhanaan Proses yang Membebaskan

Salah satu keunggulan utama PMM adalah kemampuannya
menyederhanakan proses pengelolaan kinerja guru. Melalui platform ini, tahapan
perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian kinerja guru menjadi lebih terstruktur
dan efisien.

Baca Juga :  Polda Banten Berhasil Amankan 97 Tersangka dalam Kasus Narkoba

Dokumen-dokumen yang diperlukan pun lebih ringkas,
mengurangi beban administratif yang kerap membebani guru. Dengan demikian, guru
dapat lebih fokus pada tugas utama mereka, yaitu mengajar dan mendidik siswa.

Baca juga: Manfaat Fitur Pengelolaan Kinerja di PMM Bagi Guru dan Kepala Sekolah

2. Lebih Relevan: Fokus pada Kebutuhan Nyata di Lapangan

PMM tidak hanya sekadar merampingkan proses, tetapi juga
meningkatkan relevansi pengelolaan kinerja guru dengan kebutuhan nyata di
lapangan.

Indikator kinerja yang digunakan dalam PMM didasarkan pada
delapan aspek Rapor Pendidikan, yang mencakup berbagai dimensi penting dalam
proses pembelajaran. 

Hal ini memastikan bahwa penilaian kinerja guru
benar-benar mencerminkan kontribusi mereka terhadap peningkatan kualitas
pendidikan di sekolah.

Selain itu, PMM juga memberikan ruang bagi guru untuk
mengembangkan diri secara profesional.

Baca Juga :  Cabai Merah di Tasikmalaya Semakin Mahal, Benarkah Tembus Rp 110 Ribu per Kilogram?

Melalui fitur pengembangan diri, guru
dapat mengakses berbagai materi pelatihan dan sumber belajar yang relevan
dengan kebutuhan mereka.

Fitur ini memungkinkan guru untuk terus meningkatkan
kompetensi dan pengetahuan mereka, sehingga dapat memberikan pembelajaran yang
lebih berkualitas kepada siswa.

3. Lebih Berdampak: Peningkatan Kualitas Pembelajaran
yang Nyata

Dampak positif dari pengelolaan kinerja guru melalui PMM
tidak hanya dirasakan oleh guru, tetapi juga oleh siswa dan sekolah secara
keseluruhan.

Dengan fokus pada kebutuhan nyata di lapangan dan
pengembangan diri yang berkelanjutan, PMM mendorong peningkatan kualitas
pembelajaran yang nyata.

Guru menjadi lebih termotivasi dan berdaya dalam menjalankan
tugas mereka, sehingga siswa pun mendapatkan manfaat dari pembelajaran yang
lebih efektif dan bermakna.

Baca juga: Apa yang Dapat Satuan Pendidikan Lakukan Jika Tidak Memiliki Kemitraan dengan Tenaga Profesional dalam Melakukan Konseling Individu?

Baca Juga :  Terdesak Ekonomi, Seorang Ibu Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Selain itu, PMM juga memperkuat kolaborasi antara guru dan
kepala sekolah. 

Melalui platform ini, kepala sekolah dapat memberikan umpan
balik yang lebih terarah dan konstruktif kepada guru, sehingga dapat mendorong
peningkatan kinerja yang berkelanjutan.

Kolaborasi yang baik antara guru dan kepala sekolah ini
menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif
dan produktif.

Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah membuktikan diri
sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan kinerja guru.

Dengan pendekatan yang lebih ringkas, relevan, dan
berdampak, PMM berhasil mengubah paradigma pengelolaan kinerja guru menjadi
lebih positif dan memberdayakan.

Melalui PMM, guru tidak hanya dinilai, tetapi juga didukung
dan dikembangkan untuk menjadi pendidik yang lebih baik. Dampaknya, kualitas
pendidikan di Indonesia pun semakin meningkat, membawa harapan baru bagi masa
depan generasi penerus bangsa.

 

Berita Terkait

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 10:56 WIB

Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB