Sate Haji Tukri Sobikun, Kuliner Legendaris Ponorogo yang Jadi Incaran Pemudik

- Redaksi

Monday, 7 April 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sate Haji Tukri Sobikun (Dok. Ist)

Sate Haji Tukri Sobikun (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Sate Haji Tukri Sobikun menjadi salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi oleh para pemudik saat melintasi Ponorogo.

Sate ini terkenal dengan cita rasanya yang khas karena menggunakan rempah-rempah asli dan resep turun-temurun sejak tahun 1965.

Lokasinya berada di Jalan Lawu, Kelurahan Nologaten, Ponorogo, tepatnya di sebuah gang yang dikenal sebagai “gang sate”.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat masuk ke gang tersebut, aroma harum sate langsung menyambut pengunjung. Asap dari pembakaran sate terlihat mengepul dari rumah-rumah makan, salah satunya milik Sate Haji Tukri Sobikun yang selalu ramai dipadati pembeli.

Sate ini tidak hanya digemari oleh masyarakat umum, tetapi juga oleh tokoh-tokoh penting.

Baca Juga :  Kopi Puncak Rindu: Destinasi Favorit di Bantul untuk Bersantai

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) diketahui pernah menyempatkan diri mencicipi sate ini saat berkunjung ke Ponorogo. Beberapa artis seperti Ahmad Dhani dan band Dewa 19 juga pernah mampir.

‘’Artis juga banyak, seperti Ahmad Dhani dan band Dewa 19,’’ ujar Suroto, generasi ketiga Sate Tukri Sobikun.

Menurut Suroto, generasi ketiga yang kini meneruskan usaha keluarganya, usaha sate ini dimulai oleh kakeknya, Haji Sobikun, yang dulu berjualan keliling.

Lambat laun, beliau membuka lapak kecil berukuran enam meter persegi, dan terus berkembang hingga sekarang.

Kini, dalam sehari, usaha ini membutuhkan sekitar 80 ekor ayam untuk memenuhi permintaan pelanggan. Proses memasak sate dilakukan di tungku besar, yang menghasilkan aroma dan cita rasa khas yang tidak ditemukan di tempat lain.

Baca Juga :  Dewan Pers Kecam Teror Kepala Babi ke Tempo, Jurnalis Diminta Tetap Berani

Keistimewaan sate ini terletak pada bumbunya yang merupakan resep keluarga dan cara memasaknya yang dibakar dua kali. Teknik ini membuat daging lebih meresap bumbu dan memiliki rasa yang sangat lezat.

Saat musim lebaran, permintaan meningkat tajam. Banyak pelanggan yang membeli untuk disantap langsung di tempat, maupun dijadikan oleh-oleh ke luar kota.

Untuk pesanan oleh-oleh, sate dikemas dalam besek agar kualitas rasa tetap terjaga hingga sampai tujuan.

Berita Terkait

Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!
Apakah Jeffrey Epstein Sudah Meninggal Dunia? Begini Fakta yang Sebenarnya!
Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 10:10 WIB

Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!

Tuesday, 3 February 2026 - 09:58 WIB

Apakah Jeffrey Epstein Sudah Meninggal Dunia? Begini Fakta yang Sebenarnya!

Friday, 30 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”

Thursday, 29 January 2026 - 15:40 WIB

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Thursday, 29 January 2026 - 15:08 WIB

Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru

Berita Terbaru