Suara PSI Melonjak, Anies Baswedan Singung Ketuanya Anak Presiden

- Redaksi

Monday, 4 March 2024 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Anies Baswedan tanggapi suara PSI yang terus melonjak

SwaraWarta.co.idAnies Baswedan, calon presiden nomor urut 1, meminta agar perhitungan suara yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diawasi dengan ketat oleh semua pihak. 

Anies memperhatikan adanya lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam beberapa hari terakhir yang menuai kecurigaan di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eks Gubernur DKI Jakarta ini mencemaskan akibat dari kecurigaan tersebut yang dapat merusak legitimasi pemilihan umum di mata masyarakat.

“Jangan sampai nanti membuat cacat pemilunya, kalau pemilunya cacat semua. Nila setitik rusak susu sebelanga,” kata Anies saat ditemui di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Minggu (3/3/2024).

Baca Juga :  Pavel Durov di bebaskan Bersyarat

“Begitu terjadi peristiwa seperti ini maka akan merusak semua, kalau merusak semua kepercayaan rakyat akan hilang terhadap proses pemilu kemarin,” ucapnya

Anies juga meminta agar pemerintah turut tanggap dalam menyelidiki dugaan kejanggalan dalam perolehan suara partai berlogo mawar tersebut. 

Belum lagi fakta bahwa Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, adalah putra bungsu dari Presiden Joko Widodo.

“Pemerintah harus ikut bertanggung jawab walaupun ketuanya adalah anak presiden bukan berarti segala hal bisa dilakukan terhadap partai yang dipimpin oleh anak presiden,” kata Anies.

Berdasarkan hasil real count KPU dari tanggal 29 Februari hingga 2 Maret 2024, perolehan suara PSI naik drastis dalam kurun waktu tiga hari.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Optimis di Laga Perdana Piala Dunia U-17 Saat Menghadapi Ekuador

Pada Kamis (29/2/2024) pukul 10.00 WIB, suara PSI hanya mencapai 2.171.907 atau 2,86 persen, tetapi pada Sabtu (2/3/2024) pukul 15.00 WIB, suara tersebut meningkat menjadi 2.402.268 atau 3,13 persen. 

Dalam rentang waktu tersebut, suara PSI bertambah sebanyak 230.361 suara. Sementara itu, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang hasilnya tercatat di situs real count KPU bertambah 2.240 dalam kurun waktu yang sama, dari 539.084 TPS menjadi 541.324 TPS. 

Dari catatan tersebut, diperkirakan bahwa PSI memperoleh tambahan 203.361 suara dari 2.240 TPS yang baru dicatat.

Berita Terkait

Heboh! Video Berdurasi 1 Menit Wanita Bercadar Mesum Jadi Perbincangan Warganet, Lokasi Masih Misterius
Jangan Sampai Salah! Ternyata Ini Tanggal Sebenarnya Hari Palang Merah Indonesia
Sempat Viral! Video Mesum Orang Asing di Depan Rumah Warga Bali Kembali Jadi Sorotan
Detik-Detik Mencekam! Video Viral Pelecehan Mahasiswi di Malang Terekam CCTV 1 Menit
Kenapa KKB Tidak Diberantas? Menguak Alasan Kompleks di Balik Konflik Papua
Kenapa Andre Taulany Cerai? Ternyata Karena Alasan ini Komedian Kondang Itu Berpisah!
Video Wanita Bercadar Mesum di Tempat Umum Bersama Pria Tersebar di Sosmed
VIRAL! Video 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Jadi Sorotan, Banyak Diburu oleh Netizen!

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 11:14 WIB

Heboh! Video Berdurasi 1 Menit Wanita Bercadar Mesum Jadi Perbincangan Warganet, Lokasi Masih Misterius

Friday, 18 September 2026 - 10:44 WIB

Jangan Sampai Salah! Ternyata Ini Tanggal Sebenarnya Hari Palang Merah Indonesia

Thursday, 17 September 2026 - 11:24 WIB

Detik-Detik Mencekam! Video Viral Pelecehan Mahasiswi di Malang Terekam CCTV 1 Menit

Wednesday, 16 September 2026 - 14:25 WIB

Kenapa KKB Tidak Diberantas? Menguak Alasan Kompleks di Balik Konflik Papua

Wednesday, 16 September 2026 - 10:53 WIB

Kenapa Andre Taulany Cerai? Ternyata Karena Alasan ini Komedian Kondang Itu Berpisah!

Berita Terbaru