Ada Indikasi Kecurangan, Pencoblosan di TPS di Bengkalis Diulang

- Redaksi

Friday, 16 February 2024 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

2 TPS di Bengkalis Lakukan PSU-SwaraWarta.co.id (Sumber: Riau24jam)

SwaraWarta.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, telah memutuskan untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, dan TPS 11 Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan ini diambil setelah temuan kecurangan pada hari Rabu, 14 Februari 2024.

Ketua KPU Bengkalis, Elmiawati Safarina, menyatakan bahwa PSU di dua TPS tersebut akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Februari 2024, setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bengkalis terkait dugaan kecurangan di TPS tersebut.

Elmiawati menegaskan bahwa logistik pemilu PSU sudah tersedia, dan surat suara telah dicap sebagai tanda pemungutan suara ulang.

Baca Juga :  CFD Diperluas, Jakarta Siap Hadirkan Udara Lebih Bersih dan Warga Lebih Bahagia

Untuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), mereka telah menunjuk KPPS baru, yang tidak melibatkan anggota KPPS sebelumnya.

Menurut keterangan, pihak berwenang sudah menunjuk KPPS yang baru untuk melaksanakan PSU tersebut.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Usman, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan tentang kecurangan di dua TPS di Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir saat pemungutan suara.

Potensi PSU di TPS 11 Desa Tengganau disebabkan oleh satu orang yang mencoblos dua kali dengan surat C pembaruan yang berbeda.

Di TPS 04 Babussalam, terdapat pemilih yang melakukan pencoblosan dengan menggunakan nama orang lain dan dugaan pemalsuan tanda tangan oleh oknum tertentu.

Usman menyatakan bahwa pihaknya, bersama pengawas TPS, KPPS, dan panitia pemilihan kecamatan (PPK), akan membuat surat rekomendasi kepada KPU untuk melaksanakan PSU berdasarkan temuan tersebut.

Baca Juga :  Menikahkan Korban Pemerkosaan dan Pelaku Bukan Solusi, Ternyata Ini Alasannya!

Pemilu 2024 melibatkan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI, Anggota DPR RI, Anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 204.807.222 pemilih.

Ada 18 partai politik nasional dan enam partai politik lokal yang berpartisipasi dalam pileg.

Pada tanggal yang sama, Rabu, 14 Februari 2024, dilaksanakan juga Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Pasangan calon yang ikut serta adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

Adapun soal rekapitulasi hasil penghitungan suara nasional Pemilu 2024, dijalankan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, yang telah dijadwalkan berlangsung dari mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024.

Baca Juga :  Polda Jateng Tangkap 4 Tersangka Pengedar Narkoba Lintas Jawa-Sumatera

Situasi ini mencerminkan komitmen KPU dan Bawaslu dalam menangani temuan kecurangan dengan transparansi, memastikan pelaksanaan PSU yang adil, dan menjaga integritas proses pemilu untuk menjaga kepercayaan publik.***

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?
WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual
TPG Mei 2026 Kapan Cair? Ini Prediksi Jadwal dan Cara Cek Penerima

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026 - 08:15 WIB

Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!

Wednesday, 3 June 2026 - 06:12 WIB

Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Saturday, 30 May 2026 - 13:29 WIB

Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?

Berita Terbaru