Hati-hati Jamaah Haji, Merokok di Masjidil Haram Ancam Hukuman Penjara

- Redaksi

Sunday, 11 May 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedatangan jemaah haji Indonesia ke Makkah terus berlangsung. Setelah kedatangan 2.864 jemaah dari 7 kloter pada Sabtu, 10 Mei 2024, sebanyak 6.252 jemaah dari 26 kloter tiba pada Minggu, 11 Mei 2024 melalui jalur darat setelah melaksanakan miqat di Bir Ali. Meningkatnya jumlah jemaah di Masjidil Haram menuntut kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Demi kelancaran ibadah dan keamanan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengeluarkan imbauan penting terkait larangan yang harus dipatuhi di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Pelanggaran dapat berujung pada sanksi denda bahkan hukuman penjara. Kesadaran dan kepatuhan jemaah sangat diperlukan.

Lima Larangan Penting di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Berikut lima larangan yang harus dipatuhi jemaah haji di dua masjid suci tersebut:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Merokok: Merokok dilarang keras di lingkungan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, termasuk di dalam area masjid. Sanksi pelanggaran sangat tegas, berupa denda dan hukuman penjara hingga enam hari baik untuk jemaah maupun petugas. Aturan ini diterapkan ketat oleh otoritas keamanan Arab Saudi.
  • Baca Juga :  Derita Kakek NTB: 30 Jam Terlunta di Bandara Madinah Karena Paspor

    Pihak berwenang sangat serius dalam menegakkan aturan ini demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan masjid. Asap rokok dapat mengganggu kenyamanan dan ibadah jemaah lain. Oleh karena itu, penting bagi setiap jemaah untuk menghormati aturan ini.

  • Membuang Sampah Sembarangan: Membuang sampah sembarangan di halaman, pelataran, atau di dalam masjid merupakan tindakan yang dilarang. Menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah adalah tanggung jawab bersama. Tempat sampah tersedia di berbagai titik, sehingga tidak ada alasan untuk membuang sampah sembarangan.
  • Kebersihan lingkungan masjid mencerminkan kesopanan dan kesalehan jemaah. Dengan menjaga kebersihan, kita turut serta dalam menghormati kesucian tempat ibadah dan memberikan kenyamanan bagi jemaah lain.

  • Memungut Barang Tercecer Sembarangan: Memungut barang tercecer di masjid dapat dianggap mencurigakan karena seluruh area masjid dipantau oleh CCTV. Jika menemukan barang berharga, segera laporkan kepada petugas keamanan (askar atau polisi).
  • Baca Juga :  BMKG Imbau Pemudik Nataru 2024-2025 Waspadai Cuaca Ekstrem dan Potensi Gangguan Lalu Lintas

    Tindakan ini penting demi keamanan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Petugas keamanan terlatih dan berpengalaman dalam menangani situasi seperti ini. Kepercayaan dan kerja sama antara jemaah dan petugas sangat penting.

  • Membentangkan Spanduk atau Atribut: Membentangkan spanduk, tanda kelompok, atau atribut lain di lingkungan masjid dilarang. Tindakan ini dapat mengundang perhatian intelijen lokal yang selalu berpatroli dan berpotensi menimbulkan masalah.
  • Aturan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masjid. Jemaah disarankan untuk fokus beribadah dan menghindari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

  • Berkerumun: Berkerumun terlalu lama, terutama di halaman atau titik tertentu, dilarang. Aparat keamanan akan menegur jemaah yang berkerumun, meskipun hanya terdiri dari tiga orang. Jemaah diharapkan untuk selalu bergerak dan tidak berdiam diri terlalu lama di satu tempat.
  • Baca Juga :  DPR Dorong Penurunan Biaya Haji 2025 dengan Efisiensi Komponen dan Durasi Perjalanan

    Tujuan larangan ini adalah untuk mencegah kepadatan dan memastikan kelancaran arus jemaah. Kerumunan dapat menghambat pergerakan jemaah lain dan mengganggu kenyamanan ibadah.

    Tips Jika Tersesat di Masjidil Haram

    Berikut beberapa tips jika Anda terpisah dari rombongan di Masjidil Haram:

  • Tetap tenang dan jangan panik.
  • Ingat pintu masuk awal Anda.
  • Cari petugas haji Indonesia yang mengenakan pakaian ihram dengan tulisan “petugas haji”. Di area thawaf terdapat 9 pos penjagaan yang dapat membantu, salah satunya di wilayah Matok-To’af.
  • Semoga informasi ini bermanfaat bagi seluruh jemaah haji Indonesia. Semoga ibadah haji Anda aman, lancar, dan mabrur.

    Selain lima poin di atas, jemaah juga disarankan untuk selalu membawa identitas diri, memperhatikan kondisi kesehatan, dan memperbanyak berdoa agar ibadah haji berjalan lancar. Saling menjaga dan membantu sesama jemaah juga sangat dianjurkan. Semoga ibadah haji kita semua diterima Allah SWT.

    Berita Terkait

    Cara Cek Desil Berapa Lewat HP: Panduan Lengkap Pakai NIK KTP
    CPNS 2026 Diundur: Begini Kata Menteri PANRB!
    Guru PPPK Jadi PNS: Jalan Terang Menuju Status ASN yang Lebih Pasti
    Kenapa Aceh Ingin Merdeka? Ini Alasan Sejarah dan Faktor di Baliknya!
    Apakah Ada Demo Hari Ini di Jakarta? Simak Fakta Sebenarnya!
    24 Agustus 2026 Apakah Cuti Bersama? Ini Jawaban Resmi dari Pemerintah
    Kenapa Upacara tidak di IKN? Simak Begini Alasannya!
    Cek Fakta Terbaru: Apakah Rhoma Irama Meninggal Dunia atau Hanya Hoaks?

    Berita Terkait

    Thursday, 20 August 2026 - 10:01 WIB

    Cara Cek Desil Berapa Lewat HP: Panduan Lengkap Pakai NIK KTP

    Wednesday, 19 August 2026 - 17:30 WIB

    CPNS 2026 Diundur: Begini Kata Menteri PANRB!

    Wednesday, 19 August 2026 - 11:11 WIB

    Guru PPPK Jadi PNS: Jalan Terang Menuju Status ASN yang Lebih Pasti

    Tuesday, 18 August 2026 - 11:12 WIB

    Kenapa Aceh Ingin Merdeka? Ini Alasan Sejarah dan Faktor di Baliknya!

    Tuesday, 18 August 2026 - 10:25 WIB

    Apakah Ada Demo Hari Ini di Jakarta? Simak Fakta Sebenarnya!

    Berita Terbaru