Update Banjir Demak, 21 Ribu Warga Terdampak Harus Mengungsi

- Redaksi

Tuesday, 13 February 2024 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Update Banjir Demak-SwaraWarta.co.id (Sumber: Kompas.id)

SwaraWarta.co.idBanjir bandang yang melanda Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, telah menyebabkan dampak yang signifikan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama hampir satu minggu sejak Selasa (13/2/2024), lebih dari 21.000 warga terpaksa mengungsi, menjadikan kejadian ini sebagai salah satu bencana dengan jumlah pengungsi terbanyak di awal tahun 2024.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berupaya memberikan pendampingan dan bantuan kepada korban banjir.

Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, menegaskan komitmen pihaknya untuk menyelesaikan penanganan bencana ini hingga tuntas.

Meskipun Deputi 1 Sistem dan Strategi BNPB memberikan bantuan dana operasional dan permakanan, BNPB mengakui bahwa pekerjaan mereka belum selesai dan harus diselesaikan baik sebelum, selama, maupun sesudah kejadian bencana.

Baca Juga :  Polres Magetan Berhasil Ringkus Tiga Pelaku Pembobolan Mesin ATM

Dalam upaya penanganan darurat, prioritas utama adalah pengungsi.

BNPB bersama Pemkab Demak sepakat untuk serius melaksanakan kebutuhan dasar pengungsi yang tersebar di 59 titik pengungsian.

Selanjutnya, BNPB akan mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk segera menangani tanggul yang jebol, termasuk di Desa Ngempik Wetan, Kecamatan Karanganyar.

Pihak berencana mempertimbangkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna mengurangi intensitas hujan dan mempercepat penanganan.

Tanggul yang jebol telah menyebabkan jalan raya Demak-Kudus terputus akibat genangan air setinggi hingga tiga meter.

Dampaknya juga meluas ke sektor pertanian, dengan lahan seluas 2.965 hektar tergenang air.

BNPB berencana untuk mengevaluasi setiap minggu, dan setelah tanggul diperbaiki oleh Kementerian PUPR, mereka akan fokus pada penyedotan genangan air dan mengembalikannya ke sungai.

Baca Juga :  MTQ Internasional ke-IV Diikuti 60 Peserta dari 38 Negara, Angkat Tema Pelestarian Lingkungan

Kabar yang mencuat sebelumnya mencakup kondisi para pengungsi di Balai Desa Kedungwaru Lor, Kecamatan Karanganyar, yang mulai terserang penyakit seperti pegal-pegal, meriang, flu, dan batuk.

Hal ini menunjukkan dampak kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Pihak terkait, termasuk BNPB dan Pemkab Demak, diharapkan dapat bersinergi dengan sektor kesehatan untuk menyediakan bantuan medis yang diperlukan bagi para pengungsi yang terkena dampak penyakit.

Keadaan ini menunjukkan kompleksitas penanganan bencana, yang tidak hanya melibatkan aspek fisik seperti perbaikan infrastruktur, tetapi juga aspek kesehatan masyarakat yang mendesak.

Keterlibatan masyarakat dan dukungan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait akan menjadi kunci untuk memastikan pemulihan yang cepat dan efektif.

Baca Juga :  Penyebab Konflik Thailand dengan Kamboja, Bukan Hanya Soal Sengketa Wilayah

Semua pihak perlu bersatu dalam mengatasi bencana ini dan menyediakan bantuan yang dibutuhkan bagi warga yang terdampak.

Harapannya, langkah-langkah ini dapat meminimalkan dampak jangka panjang dan memberikan perlindungan yang memadai bagi masyarakat yang terkena bencana banjir di Demak, Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Apakah Boleh Makan Sebelum Sholat Idul Adha? Simak Penjelasannya!
Berapa Gaji Koperasi Merah Putih? Ini Rincian Lengkapnya
Hari Raya Idul Adha 2026 Berapa Hijriah? Berikut ini Jawabannya!
Cara Mengecek Nilai TKA 2026: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Orang Tua
Kenapa BCA Gangguan Hari Ini? Ini Penyebab, Solusi, dan Update Terbaru 25 Mei 2026
Armocargo: Solusi Import China dan Jasa Import China yang Praktis untuk Bisnis Modern
6 Cara Melaporkan Bansos yang Tidak Tepat Sasaran dengan Mudah
Gaji Nunggak atau Kena PHK Sepihak? Ini Cara Melaporkan Perusahaan ke Disnaker yang Benar

Berita Terkait

Wednesday, 27 May 2026 - 09:23 WIB

Apakah Boleh Makan Sebelum Sholat Idul Adha? Simak Penjelasannya!

Tuesday, 26 May 2026 - 10:44 WIB

Berapa Gaji Koperasi Merah Putih? Ini Rincian Lengkapnya

Tuesday, 26 May 2026 - 10:37 WIB

Hari Raya Idul Adha 2026 Berapa Hijriah? Berikut ini Jawabannya!

Tuesday, 26 May 2026 - 07:41 WIB

Cara Mengecek Nilai TKA 2026: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Orang Tua

Monday, 25 May 2026 - 15:25 WIB

Kenapa BCA Gangguan Hari Ini? Ini Penyebab, Solusi, dan Update Terbaru 25 Mei 2026

Berita Terbaru

Cara Mengatur Akun Pembayaran FB Pro

Teknologi

7 Cara Mengatur Akun Pembayaran FB Pro Agar Cuan Maksimal

Wednesday, 27 May 2026 - 12:41 WIB