Tangani Tawuran Pelajar, Surabaya Terapkan Pembinaan Karakter di KANRI

- Redaksi

Saturday, 17 May 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tawuran pelajar (Dok. Ist)

Tawuran pelajar (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah tegas setelah terjadi tawuran antar pelajar di kawasan Semolowaru Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, pada Selasa, 13 Mei 2025.

Para pelajar yang terlibat akan dibawa ke Kampung Anak Negeri (KANRI) untuk mendapatkan pembinaan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan (Dispendik) sudah turun tangan menangani kasus ini. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua dan sekolah dalam membentuk karakter anak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mendidik anak butuh sinergi antara lingkungan di rumah dengan lingkungan sekolah. Oleh sebab itu, orang tua dari anak-anak itu akan kita panggil untuk duduk bersama para guru,” kata Wali Kota Eri, Jumat (16/5/2025).

Baca Juga :  20 Tahun Tak Bertemu, Ayah Kandung Natasha Wilona Muncul ke Publik! Begini Respon Sang Aktris

Pemkot Surabaya juga akan mengevaluasi kebutuhan masing-masing pelajar yang terlibat.

Jika ada anak-anak yang butuh perhatian khusus, maka Dispendik akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) serta Dinas Sosial untuk mengambil langkah lebih lanjut.

Anak-anak tersebut nantinya akan dikirim ke KANRI, tempat mereka akan dibina melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan kedisiplinan, kerja sosial, keterampilan hidup (life skill), serta pengetahuan tentang kebangsaan dan agama. Mereka juga akan belajar keterampilan untuk berwirausaha.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat kerja sama antara sekolah dan orang tua agar pembentukan karakter siswa lebih efektif.

Jika pelajar yang tawuran berasal dari sekolah yang sama atau dekat satu sama lain, Dispendik akan memfasilitasi komunikasi antar sekolah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga :  Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 4 Juta Ton, Bukti Ketahanan Pangan Kuat

Pemkot Surabaya juga sudah menyiapkan kurikulum tambahan khusus di KANRI, yang berisi materi tentang kepemimpinan, kebangsaan, dan nilai-nilai agama.

“Misalnya nanti materi kurikulumnya tambahan, tidak hanya ke jenjang saja, tapi kepemimpinan nasional, kebangsaan, agama diperkuat. Dan nanti tempat ini (KANRI) yang nanti kalau sudah anak-anak karakternya terbentuk, bisa kembali lagi ke orang tuanya,” kata Yusuf.

Berita Terkait

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini
Apa Manfaat Utama PJP Bagi Lansia? Panduan Lengkap Menjaga Kualitas Hidup di Usia Senja
Kapan Hari Vespa Sedunia? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Friday, 24 April 2026 - 09:07 WIB

Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya

Friday, 24 April 2026 - 03:48 WIB

Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya

Berita Terbaru

Cara Menghitung 10 Persen dari 150

Pendidikan

Cara Menghitung 10 Persen dari 150 dengan Cepat dan Akurat

Thursday, 30 Apr 2026 - 15:53 WIB