Niat Bersihkan Toren, Seorang Pria di Jaktim ditemukan Tewas

- Redaksi

Sunday, 28 January 2024 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Evakuasi pria yang meninggal saat bersihkan toren air
( Dok. Istimewa

SwaraWarta.co.id – Seorang pria bernama Agus (36 tahun) ditemukan telah meninggal di dalam sebuah toren di rumah seorang warga di daerah Cilandak, Jakarta Timur

Agus ditemukan telah meninggal setelah satu jam tak keluar-keluar dari dalam toren setelah menguras air di dalamnya. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia dipanggil sekitar jam 09.00 WIB, kemudian dia bersihkan toren air di lantai 2. Ternyata kok setelah satu jam lebih nggak turun-turun,” kata Kapolsek Cilandak Kompol Wahid Key saat dihubungi, Sabtu (27/1/2024).

Kemudian, pemilik toren meminta bantuan dari pembantunya untuk mengecek keberadaan Agus. 

Baca Juga :  Bengawan Solo Meluap, Sejumlah Kecamatan Terendam Banjir

Namun, pada saat dicek, tubuh Agus terlihat telah kaku di dalam toren. Kasus ini saat ini masih sedang dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. 

“Ternyata ditemukan dia itu sudah kaku,” katanya.

Pemilik rumah beserta beberapa saksi telah dipanggil untuk memberikan keterangan mengenai hal ini. 

“Kita lagi cek panggilannya lewat mana. Pemilik rumah dan saksi-saksi lagi kita panggil ke polsek,” ujar Wahid.

Danru Rescue Sektor Cilandak Sudin Damkar Jakarta Selatan (Jaksel), Anton, mengatakan bahwa pihaknya telah mengevakuasi jenazah korban yang berada di dalam toren. 

Proses evakuasi tersebut memakan waktu sekitar dua jam. Anton menjelaskan bahwa awalnya pihak Damkar diminta untuk mengevakuasi korban dari dalam toren air tersebut. 

Baca Juga :  Cara Menggunakan Font Emoji Centang Hijau WhatsApp, Benarkah Membahayakan Akun?

“Lokasinya di rumah, itu di lantai 3, torennya di atas genting rumah gitu. Prosesnya tadi dari 12.30 WIB selesai jam 14.00 WIB. Kurang lebih sampai 2 jam itu bersih, jadi menunggu petugas Inafis dulu,” kata Anton.

Sebelum melakukan evakuasi jenazah, pemilik rumah berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas kepolisian dan pejabat setempat. 

Anton juga menyatakan bahwa petugas Damkar didampingi oleh petugas kepolisian saat melakukan evakuasi. 

Ketika dievakuasi, korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban sudah meninggal, tapi baru, jadi masih belum kaku masih lemas gitu,” ujarnya.

Berita Terkait

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!
Donald Trump Ambil Alih Venezuela dalam Operasi Militer Besar-besaran
Kenapa Arab Saudi Menyerang Yaman? Apakah Kepentingan Pribadi atau Ada Geopolitik

Berita Terkait

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Tuesday, 6 January 2026 - 09:43 WIB

Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran

Monday, 5 January 2026 - 15:44 WIB

Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela

Monday, 5 January 2026 - 07:00 WIB

Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terbaru

Cara Buat SKCK Secara Online

Berita

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Wednesday, 7 Jan 2026 - 14:07 WIB

Langkah-Langkah Cara Mendapatkan Akun SIMPKB

Pendidikan

3 Cara Mendapatkan Akun SIMPKB untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Wednesday, 7 Jan 2026 - 07:00 WIB