RI Gandeng Australia Promosikan Produk Halal, UMKM Dapat Sertifikasi Gratis

- Redaksi

Friday, 27 June 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto Jadi Sorotan Dunia Internasional

Prabowo Subianto Jadi Sorotan Dunia Internasional

SwaraWarta.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjalin kerja sama dengan lembaga Global Australian Halal Certification (GAHC) untuk memasarkan produk halal asal Indonesia ke pasar Australia.

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, dan Presiden Direktur GAHC, Asroni, pada Kamis (26/6/2025) di Gedung Kemendag, Jakarta.

Menteri Perdagangan Budi Santoso turut menyaksikan acara tersebut. Ia mengatakan bahwa produk halal kini tak hanya dibutuhkan oleh umat Muslim, tetapi juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehat, sehingga peluang pasarnya sangat luas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penandatanganan ini menjadi awal bagi sinergi dan pelaksanaan insiatif pengembangan ekspor produk halal Indonesia ke Australia. Kita juga meminta pada diaspora Indonesia di Australia untuk menjadi pembeli produk halal kita,” ucap Mendag.

Baca Juga :  Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025: Bertemu Kuwait, Australia, dan Kepulauan Mariana Utara

Ia berharap kerja sama ini bisa menjadi langkah awal untuk memperluas ekspor produk halal Indonesia. Ia juga mengajak diaspora Indonesia di Australia untuk mendukung dengan menjadi konsumen produk halal dari Tanah Air.

Sementara itu, Presiden Direktur GAHC, Asroni, menyatakan bahwa produk halal dari Indonesia memiliki kualitas yang bagus dan daya saing tinggi.

Dalam kerja sama ini, GAHC juga akan memberikan bantuan sertifikasi halal secara gratis untuk 1.000 produk UMKM Indonesia.

Tak hanya itu, GAHC akan membantu menyeleksi (kurasi) produk-produk yang sesuai dengan standar Australia dan membantu promosi produk tersebut di pasar setempat.

Berdasarkan data dari Kemendag, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-7 sebagai negara pemasok produk halal ke Australia, dengan pertumbuhan ekspor mencapai hampir 30 persen per tahun.

Baca Juga :  Sate Gurita Ajo, Kuliner Khas Sabang yang Wajib Dicoba!

Sementara itu, nilai impor produk halal Australia pada 2024 mencapai USD 8,13 miliar, dengan pertumbuhan sekitar 14,13 persen setiap tahunnya.

Angka ini menunjukkan peluang yang sangat besar bagi produk halal Indonesia untuk berkembang di Negeri Kangguru.

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru