Bukan Sekadar Wacana, Indonesia Bisa Manfaatkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Jadi Kekuatan Tempur Laut Karena Faktor Ini

- Redaksi

Sunday, 14 September 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia tengah berupaya mengakuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia. Jika berhasil, Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan kapal induk. Proses akuisisi masih dalam tahap awal, namun menunjukkan komitmen Indonesia untuk memodernisasi angkatan lautnya.

Berita mengenai upaya akuisisi ini pertama kali dilaporkan oleh Channel News Asia pada 9 September 2025, dan kemudian diperkuat oleh Antara News pada 11 September 2025. Kedua sumber tersebut mengonfirmasi adanya negosiasi antara Indonesia dan Italia terkait Giuseppe Garibaldi.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali, telah mengonfirmasi upaya akuisisi tersebut. Ia menyatakan harapannya agar Garibaldi dapat memperkuat armada Indonesia. Namun, beliau tidak merinci biaya dan detail negosiasi yang sedang berlangsung. Pernyataan ini disampaikan pada upacara penyambutan kapal fregat baru KRI Brawijaya 320 buatan Italia.

Tujuan Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Meskipun Garibaldi memiliki kemampuan tempur, Indonesia berencana memprioritaskan penggunaannya untuk misi operasi militer selain perang (OMSP). Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul. OMSP meliputi misi kemanusiaan, seperti evakuasi bencana alam dan pengiriman pasukan perdamaian.

Kapal induk Garibaldi dinilai cocok untuk OMSP karena kemampuannya dalam mengangkut logistik dalam jumlah besar, memiliki daya jelajah tinggi, dan dilengkapi fasilitas memadai. Namun, TNI AL tidak menutup kemungkinan penggunaan Garibaldi untuk operasi perang dalam situasi darurat.

Keunggulan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi untuk OMSP

  • Kapasitas angkut logistik yang besar, memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dalam skala luas.
  • Daya jelajah tinggi, menjangkau wilayah terpencil yang membutuhkan bantuan.
  • Fasilitas memadai untuk menampung personel dan peralatan medis.
  • Helipad dan hangar untuk mendukung operasi penyelamatan dan evakuasi.
Baca Juga :  Rp13,8 Triliun Digelontorkan, Penyaluran Bansos Beras 10 Kg Diperpanjang hingga Desember 2025, Berikut Syarat dan Cara Ceknya

Akuisisi Garibaldi menunjukkan semakin eratnya hubungan antara Indonesia dan Italia di bidang pertahanan. Kerja sama ini juga ditandai dengan pembelian kapal fregat KRI Brawijaya 320.

Implikasi Strategis Akuisisi Kapal Induk

Akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi akan memberikan dampak signifikan bagi kekuatan militer Indonesia, khususnya dalam kemampuan proyeksi kekuatan dan respon terhadap bencana alam. Kemampuan untuk mengerahkan pasukan dan bantuan kemanusiaan secara cepat dan efisien akan meningkat secara dramatis.

Namun, juga perlu dipertimbangkan aspek biaya operasional dan perawatan kapal induk yang cukup besar. Indonesia perlu memastikan adanya sumber daya dan pelatihan yang memadai untuk mengoperasikan dan memelihara kapal tersebut secara efektif dan efisien.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Anies yang disingkirkan dari Pilkada DKI Jakarta

Selain itu, akuisisi ini juga dapat berdampak pada dinamika geopolitik di kawasan Asia Tenggara. Kehadiran kapal induk Indonesia akan meningkatkan kemampuannya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim nasional. Namun, perlu diwaspadai potensi reaksi dari negara-negara lain di kawasan tersebut.

Proses akuisisi Garibaldi masih terus berlanjut dan perkembangan selanjutnya patut dinantikan. Transparansi informasi dari pemerintah terkait biaya, spesifikasi teknis, dan rencana operasional kapal induk ini akan sangat penting untuk membangun pemahaman publik yang komprehensif.

Berita Terkait

Mudah dan Cepat! Begini Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Terbaru 2026
Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Kapan Cair? Simak Info Resmi dan Cara Ceknya
3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara
Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Berita Terkait

Monday, 12 January 2026 - 14:41 WIB

Mudah dan Cepat! Begini Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Terbaru 2026

Saturday, 10 January 2026 - 15:41 WIB

Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Kapan Cair? Simak Info Resmi dan Cara Ceknya

Saturday, 10 January 2026 - 10:09 WIB

3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara

Friday, 9 January 2026 - 16:16 WIB

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Berita Terbaru

Bagaimana Bumi Bergerak di Luar Angkasa

Pendidikan

Bagaimana Bumi Bergerak di Luar Angkasa? Simak Pembahasannya!

Monday, 12 Jan 2026 - 15:25 WIB