Bolehkah Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Hukum dan Penjelasannya

- Redaksi

Thursday, 5 February 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Bayar Fidyah Puasa

Cara Bayar Fidyah Puasa

SwaraWarta.co.id – Bolehkah puasa setelah Nisfu Syaban? Memasuki pertengahan bulan Sya’ban, banyak umat Muslim mulai meningkatkan frekuensi ibadah sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan.

Namun, muncul sebuah pertanyaan yang sering diperdebatkan di kalangan masyarakat: bolehkah puasa setelah Nisfu Syaban?

Pertanyaan ini muncul karena adanya hadis yang melarang berpuasa setelah tanggal 15 Sya’ban hingga tiba bulan Ramadan. Untuk memahami hal ini secara jernih, mari kita simak penjelasan berdasarkan pandangan para ulama.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memahami Hadist Larangan Puasa Setelah Nisfu Sya’ban

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda: “Jika telah masuk pertengahan Sya’ban, maka janganlah kalian berpuasa.”

Hadis ini menjadi dasar bagi sebagian ulama, khususnya dalam Madzhab Syafi’i, yang menyatakan bahwa hukum asal berpuasa setelah tanggal 15 Sya’ban (mulai tanggal 16 Sya’ban) adalah haram. Namun, larangan ini tidak bersifat mutlak. Ada beberapa kondisi yang mengecualikan larangan tersebut.

Baca Juga :  Kenapa Perut Bisa Buncit Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kondisi yang Membolehkan Puasa Setelah Nisfu Sya’ban

Larangan berpuasa setelah pertengahan Sya’ban tidak berlaku jika Anda berada dalam situasi berikut:

  1. Sudah Terbiasa Berpuasa: Jika seseorang memiliki rutinitas puasa Daud atau puasa Senin-Kamis, ia diperbolehkan melanjutkan kebiasaannya meski sudah melewati Nisfu Sya’ban.
  2. Menyambung Puasa: Seseorang boleh berpuasa setelah Nisfu Sya’ban jika ia sudah mulai berpuasa sejak tanggal 15 Sya’ban atau hari-hari sebelumnya tanpa terputus.
  3. Puasa Wajib (Qadha atau Nazar): Jika Anda masih memiliki utang puasa Ramadan tahun lalu atau memiliki nazar yang harus ditunaikan, maka wajib hukumnya untuk tetap berpuasa meski sudah melewati pertengahan Sya’ban.

Mengapa Ada Larangan Tersebut?

Tujuan dari larangan ini sebenarnya adalah untuk menjaga stamina tubuh agar umat Muslim tetap bugar saat memasuki bulan Ramadan. Selain itu, larangan ini bertujuan untuk memberikan pemisah yang jelas antara puasa sunnah di bulan Sya’ban dengan puasa wajib di bulan Ramadan, sehingga tidak terjadi keraguan (hari syak).

Baca Juga :  Kata-Kata Ungkapan Romantis untuk Tersayang: Inspirasi Ucapan yang Menyentuh Hati

Jadi, menjawab pertanyaan bolehkah puasa setelah Nisfu Syaban, jawabannya adalah boleh asalkan tujuannya adalah untuk membayar utang puasa, menunaikan nazar, atau bagi mereka yang memang sudah terbiasa melakukan puasa sunnah rutin. Jika hanya ingin memulai puasa sunnah baru tanpa alasan mendasar setelah tanggal 15 Sya’ban, maka sebaiknya dihindari sesuai anjuran mayoritas ulama.

 

Berita Terkait

Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar? Ini Alasannya!
Kenapa Laki-Laki Tidak Boleh Pakai Emas? Ini Alasan Medis dan Secara Agama!
Tips Memilih Shoulder Bag Wanita Agar Tampak Awet Muda!
7 Model Baju Wanita yang Wajib Dimiliki untuk Outfit Harian
Sedang Menengok Teman? Ini Doa Menjenguk Orang Sakit yang Diajarkan Nabi, Bikin Hati Tenang!
3 Cara Sedekah Subuh Rutin yang Bikin Rezeki Kamu Mengalir Deras
Orang yang Sering Minum Kopi Pahit Berpotensi Jadi Psikopat? Fakta atau Mitos!
5 Rahasia Menemukan Kunci Hidup Tenang di Tengah Dunia yang Berisik

Berita Terkait

Monday, 15 June 2026 - 09:02 WIB

Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar? Ini Alasannya!

Sunday, 14 June 2026 - 07:14 WIB

Kenapa Laki-Laki Tidak Boleh Pakai Emas? Ini Alasan Medis dan Secara Agama!

Friday, 29 May 2026 - 10:36 WIB

Tips Memilih Shoulder Bag Wanita Agar Tampak Awet Muda!

Friday, 22 May 2026 - 10:08 WIB

7 Model Baju Wanita yang Wajib Dimiliki untuk Outfit Harian

Wednesday, 20 May 2026 - 11:02 WIB

Sedang Menengok Teman? Ini Doa Menjenguk Orang Sakit yang Diajarkan Nabi, Bikin Hati Tenang!

Berita Terbaru