SwaraWarta.co.id – Saat cuaca sedang terik, tubuh seringkali merasa gerah dan kepala terasa berminyak. Bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, muncul sebuah pertanyaan yang cukup umum: bolehkah keramas saat puasa? Ada kekhawatiran bahwa air yang digunakan saat mencuci rambut bisa masuk ke dalam lubang tubuh dan membatalkan puasa.
Hukum Keramas Saat Berpuasa
Kabar baiknya, hukum asal keramas saat puasa adalah mubah atau diperbolehkan. Tidak ada dalil yang secara spesifik melarang seseorang untuk membersihkan diri atau mencuci rambut di siang hari saat berpuasa. Bahkan, mendinginkan tubuh dengan air diperbolehkan untuk mengurangi rasa lemas akibat cuaca panas.
Hal ini didasarkan pada hadis yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah menyiramkan air ke atas kepala beliau saat sedang berpuasa karena rasa haus atau panas. Jadi, Anda tidak perlu ragu untuk menjaga kebersihan rambut meski sedang menahan lapar dan dahaga.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal yang Perlu Diperhatikan
Meskipun diperbolehkan, ada beberapa catatan penting yang harus Anda perhatikan agar puasa tetap sah:
- Hindari Masuknya Air ke Lubang Tubuh: Pastikan air tidak masuk ke dalam telinga, hidung, atau mulut secara sengaja. Saat membilas rambut, lakukan dengan posisi yang aman agar air tidak mengalir ke area sensitif tersebut.
- Jangan Berlebihan: Lakukan keramas sewajarnya. Hindari berendam terlalu lama jika hal tersebut berisiko membuat air tertelan tanpa sengaja.
- Gunakan Air Dingin: Selain menyegarkan, air dingin membantu mengecilkan pori-pori kulit kepala dan memberikan efek relaksasi instan saat tubuh kekurangan cairan.
Tips Tetap Segar Selama Puasa
Agar penampilan tetap maksimal dan kepala terasa ringan, Anda bisa mengikuti tips berikut:
- Keramas di Waktu yang Tepat: Jika Anda khawatir, Anda bisa memilih waktu keramas saat mandi pagi sebelum Subuh atau sore hari menjelang berbuka.
- Pilih Sampo yang Menyegarkan: Gunakan sampo dengan kandungan menthol untuk memberikan sensasi dingin yang lebih lama di kulit kepala.
- Keringkan Rambut dengan Benar: Jangan membiarkan rambut basah terlalu lama dalam kondisi tertutup hijab atau topi, karena hal ini bisa memicu ketombe dan bau lembap.
Kesimpulannya, keramas saat puasa sama sekali tidak membatalkan ibadah, asalkan dilakukan dengan hati-hati. Menjaga kebersihan adalah bagian dari iman, jadi jangan biarkan rasa gerah menghambat aktivitas harian Anda.

















