SwaraWarta.co.id – Pernahkah kamu berkaca di pagi hari dan menyadari ada yang aneh dengan mata kamu? Bagian putih mata yang seharusnya bersih, tiba-tiba tampak menguning.
Kondisi ini pasti bikin panik dan bertanya-tanya, apa sih yang sedang terjadi pada tubuh? Dalam dunia medis, perubahan warna ini kerap dikaitkan dengan masalah kesehatan di organ dalam.
Agar kamu tidak makin cemas tanpa arah, yuk kita bahas bersama apa saja yang menjadi penyebab mata kuning dan bagaimana cara menyikapinya dengan tepat.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Mata Bisa Berubah Menjadi Kuning?
Secara ilmiah, perubahan warna pada mata ini dikenal dengan istilah ikterus atau jaundice. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan zat berwarna kuning-oranye yang disebut bilirubin di dalam darah dan jaringan tubuh.
Bilirubin sendiri sebenarnya adalah produk limbah alami yang tercipta saat sel darah merah yang sudah tua pecah. Dalam kondisi normal, organ hati (liver) akan menyaring bilirubin ini dari aliran darah, mengubahnya, lalu membuangnya melalui saluran pencernaan. Namun, jika terjadi masalah pada proses penyaringan atau pembuangan ini, bilirubin akan menumpuk dan membuat mata serta kulit kamu terlihat menguning.
Penyebab Mata Kuning yang Perlu Kamu Tahu
Masalah pada mata kuning biasanya menjadi “lampu alarm” dari organ di dalam tubuh kamu. Berikut adalah beberapa faktor utama yang sering menjadi pemicunya:
- Gangguan pada Organ Hati (Liver): Ini adalah penyebab yang paling umum. Jika hati kamu sedang meradang atau mengalami infeksi—seperti pada kasus hepatitis (A, B, atau C), sirosis, atau konsumsi alkohol berlebih hati tidak akan mampu memproses bilirubin dengan baik.
- Masalah pada Kantung atau Saluran Empedu: Empedu berfungsi mengalirkan bilirubin keluar dari hati. Jika saluran ini tersumbat oleh batu empedu, tumor, atau radang, bilirubin akan mengalir kembali ke dalam darah dan memicu mata kuning.
- Penyakit Pankreas: Pankreas terletak dekat dengan saluran empedu. Jika terjadi peradangan (pankreatitis) atau tumor pada pankreas, saluran empedu bisa tertekan dan tersumbat.
- Kelainan Sel Darah Merah: Kondisi seperti anemia hemolitik membuat sel darah merah hancur jauh lebih cepat dari biasanya. Akibatnya, hati kewalahan karena jumlah bilirubin yang diproduksi melonjak drastis.
- Efek Samping Obat-obatan: Konsumsi obat tertentu secara berlebihan atau jangka panjang, seperti parasetamol dosis tinggi atau beberapa jenis antibiotik, ternyata bisa mengganggu fungsi hati kamu.
Kapan Kamu Harus Segera Memeriksakan Diri ke Dokter?
Mata kuning bukanlah sebuah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala dari kondisi medis lain.
Oleh karena itu, kamu tidak boleh menganggap remeh kondisi ini.
Jika perubahan warna mata kamu disertai dengan gejala lain seperti demam tinggi, nyeri perut sebelah kanan atas, urine berwarna gelap seperti teh, atau tubuh terasa sangat lemas, itu tandanya kamu harus segera berkonsultasi dengan dokter.
Jangan mencoba mendiagnosis diri sendiri atau meminum obat sembarangan ya, agar penanganan yang diberikan bisa tepat sasaran sesuai dengan penyebab utamanya.

















