Peduli Palestina, Masyarakat Luwu Timur Gelar Munajat dan Long March

- Redaksi

Sunday, 10 December 2023 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Bela Palestina Luwu Timur Diwarnai Munajat dan Long March-SwaraWarta.co.id (Sumber: Batara Pos)

SwaraWarta.co.id – Dukungan kepedulian dan pembelaan kepada warga Palestina terus mengalir dari berbagai belahan negara, tak terkecuali Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia yang paling antusias membela rakyat Palestina yang terus tertindas menggelar banyak aksi dukung kemerdekaan Palestina di mana-mana.

Di hampir seluruh wilayah Indonesia, baik dari daerah hingga ibu kota negara.

Di salah satu daerah, se-ribuan warga Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, turut serta dalam munajat dan long march aksi solidaritas untuk Palestina yang diselenggarakan oleh Solidaritas Masyarakat Sulawesi Selatan Bela Palestina (SMSBP).


Acara ini berlangsung di Lapangan Merdeka dan Anjungan Sungai Malili Luwu Timur pada hari Ahad.

Baca Juga :  Pemilik KTP Berkesempatan Mendapatkan Pinjaman KUR Mandiri 2023 Rp 100 Juta dengan Bunga 6 Persen, Ini Syaratnya!

Peserta munajat dan long march, berasal dari berbagai lapisan masyarakat, berkumpul dengan mengenakan pakaian hitam-putih dan atribut Bela Palestina.

Wakil Bupati Luwu Timur, Mochammad Akbar, secara resmi melepas para peserta.

Wakil Bupati menyampaikan salam dan doa perdamaian untuk saudara-saudara di Palestina yang tengah menghadapi cobaan berat.

Aksi ini merupakan bentuk dukungan dan ungkapan duka cita kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan dan penderitaan di Palestina.

“Dengan melihat situasi konflik yang parah di sana melalui berbagai platform media, kita merasakan kepedihan yang mendalam bagi keluarga korban yang tak bersalah,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan Palestina dan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), ribuan warga sipil Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan tak bersalah, telah kehilangan nyawa akibat konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina.

Baca Juga :  Kemenag Mengingatkan Masyarakat untuk Tidak Berangkat Haji Secara Ilegal

Wakil Bupati menegaskan bahwa aksi munajat dan long march Bela Palestina saat ini merupakan bentuk komitmen kemanusiaan, di mana masyarakat berkontribusi untuk mengadvokasi keadilan dan perdamaian, menentang segala bentuk penjajahan di muka bumi.

Wakil Bupati Akbar mengajak peserta aksi untuk turut memberikan bantuan sebisa mungkin, baik dalam bentuk doa, dukungan moral, maupun bantuan materi yang diberikan dengan tulus hati.

Selain munajat dan long march, acara ini juga menampilkan orasi kemanusiaan dari tokoh masyarakat, termasuk Anggota DPRD Luwu Timur, KH Suardi Ismail, Ketua BAZNAS Luwu Timur, Hamka Ilyas, dan Syeikh Almoatassembellah JR. Shnewra, seorang ulama.

Pada kesempatan ini, panitia juga mengundang peserta aksi untuk menyumbang dan memberikan sedekah, serta mengikuti lelang lukisan bertema Palestina kepada Wakil Bupati Luwu Timur dan Camat Malili, Nasir Dj.

Baca Juga :  ICAN Education Hadirkan Pameran Pendidikan Terlengkap dan Terbesar, Ini Jadwal Lengkapnya

Hasil lelang akan disumbangkan sebagai wujud solidaritas dan bantuan untuk rakyat Palestina.

Serangan pihak Israel terhadap Gaza tentunya dikririk banyak pihak karena sudah mulai di luar kewajaran, serta banyak korban tak berdosa yang terua berjatuhan.*****

Berita Terkait

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Berita Terbaru