Ribuan Buruh Sritex akan Gelar Aksi di Jakarta, Dukung Operasional Perusahaan Tetap Berjalan

- Redaksi

Friday, 27 December 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi demo (Dok. Ist)

Ilustrasi demo (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ribuan karyawan PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Tbk berencana menggelar aksi di Jakarta minggu depan.

Aksi ini dilakukan sebagai respons atas penolakan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) terkait putusan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang.

Koordinator Advokasi Serikat Pekerja Sritex Group, Slamet Kaswanto, menjelaskan bahwa para pekerja ingin menyampaikan aspirasi mereka di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Slamet, aksi ini akan dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Kantor MA dan kantor Presiden.

Namun, ia menegaskan bahwa aksi di kantor Presiden bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto, bukan untuk menyampaikan tuntutan.

“Termasuk kami akan ke kantor Presiden dalam upaya memberikan semangat kepada Presiden Prabowo karena sudah menyatakan kesiapannya untuk membela buruh Sritex. Maka kami ingin memberikan semangat, bukan melakukan tuntutan apapun,” katanya.

Baca Juga :  Tangani Tawuran Pelajar, Surabaya Terapkan Pembinaan Karakter di KANRI

Selain itu, para pekerja juga akan melakukan kunjungan ke beberapa kementerian terkait. Hal ini dilakukan untuk menyampaikan aspirasi agar pemerintah memberikan perhatian pada nasib puluhan ribu buruh Sritex.

“Maka kami berikan semangat. Kemudian kami akan melakukan roadshow ke kementerian-kementerian terkait, yang sudah disampaikan oleh Pak Prabowo, empat kementerian itu dan di lembaga peradilannya yakni MA karena manajemen sudah melakukan upaya peninjauan kembali maka kami akan memberikan masukan di sana bahwa ada puluhan ribu buruh Sritex yang harus diperhatikan,” katanya.

Aksi ini direncanakan melibatkan hingga 10.000 pekerja. Sebagai langkah persiapan, pihak Serikat Pekerja akan segera mengirimkan surat pemberitahuan kepada Kapolri.

Ia juga menambahkan bahwa rencana aksi sedikit tertunda karena akhir tahun, tetapi pekerja tetap berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan damai.

Baca Juga :  Ahmad Dhani Usulkan Revisi Undang-Undang Hak Cipta, Ini Alasannya

“Harusnya secepatnya, tapi kondisi akhir tahun jadi agak mundur. Kami sampaikan bahwa kami ingin terus bekerja, dengan terus kerja maka operasional perusahaan harus terus berjalan,” katanya.

Dengan aksi ini, para pekerja berharap pemerintah, khususnya Presiden dan kementerian terkait, bisa segera mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan Sritex dari dampak pailit dan memastikan nasib para buruh tetap terjamin.

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 14:21 WIB

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB