Sesar Aktif Ditemukan di Probolinggo: BMKG Lakukan Survei Udara untuk Mitigasi Gempa

- Redaksi

Wednesday, 14 August 2024 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesar Aktif Ditemukan di Probolinggo (Dok. Ist)

Sesar Aktif Ditemukan di Probolinggo (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) telah menemukan adanya sesar aktif di perbatasan antara Probolinggo dan Situbondo, Jawa Timur.

Untuk memahami karakteristik dan mekanisme sesar ini, BMKG bersama pemerintah kabupaten setempat melakukan survei udara.

Baca Juga: Setelah Gempa Bumi di Garut, BMKG Waspadai Potensi Longsor dan Banjir

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelitian ini akan berlangsung mulai Agustus hingga Desember 2024, mencakup wilayah Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso.

Survei akan melalui beberapa tahap, termasuk pengumpulan data, analisis geologi permukaan, geofisika, dan paleoseismologi.

Menurut Rahmat Triyono, Plt Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG, hasil survei ini diharapkan bisa memperjelas keberadaan sesar aktif yang dapat memicu gempa bumi.

Baca Juga :  Mengenal Pasar Monopoli dan Contohnya, Ternyata Sering ditemui di Indonesia!

“Dengan melakukan pemetaan secara rinci keberadaan patahan atau sesar di wilayah Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Bondowoso, bisa mengetahui karakteristiknya,” kata Plt Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG Rahmat Triyono, Rabu (14/8).

Sebelumnya, pemetaan pada tahun 2022 menunjukkan beberapa daerah di Jawa Timur memiliki potensi gempa dengan magnitudo signifikan, seperti Probolinggo (5,9 MMI), Pasuruan (6,0 MMI), dan Wongsorejo (5,7 MMI).

Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyambut baik upaya BMKG dan berkomitmen menggunakan hasil survei ini untuk menyusun rencana tata ruang yang lebih aman.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo mendukung dan berterima kasih kepada tim BMKG dengan harapan apapun hasilnya nanti menjadi rekomendasi bagi kami untuk penyusunan rencana tata ruang yang akan kita rumuskan,” tuturnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade Beri Beasiswa kepada Siswi Berprestasi dari Sumbar

Baca Juga: BMKG Peringatkan Puncak Suhu Dingin di Musim Kemarau Ini

BMKG juga mengingatkan bahwa selain daerah pesisir, wilayah dengan sesar di darat juga berisiko terdampak gempa, termasuk yang dipicu oleh potensi energi di selatan Jawa.

Berita Terkait

Apa Penyebab Perang Iran dan Amerika? Menelusuri Akar Konflik yang Panjang
Kontroversi Kasus Pidana Guru Honorer Probolinggo: Dari Rangka Jabatan hingga Trauma Berujung Bebas
Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel
Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 14:25 WIB

Apa Penyebab Perang Iran dan Amerika? Menelusuri Akar Konflik yang Panjang

Sunday, 1 March 2026 - 12:38 WIB

Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Berita Terbaru

Cara Keluar dari Exam Browser dengan Aman

Teknologi

Cara Keluar dari Exam Browser dengan Aman dan Benar

Monday, 2 Mar 2026 - 13:57 WIB