Mendagri Tito Buka Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua di IPDN Jatinangor

- Redaksi

Monday, 23 June 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Retret kepala daerah (Dok. Ist)

Retret kepala daerah (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi membuka kegiatan retret kepala daerah gelombang kedua yang berlangsung di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada hari Senin (23/6/2025).

Dalam sambutannya, Tito menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di antara para kepala daerah sebagai bagian dari satu bangsa.

“Tujuan retret ini secara garis besar adalah mengokohkan dan memperkuat nilai-nilai persatuan sebagai bangsa dan negara,” kata Tito dalam pidato pembukaan sekaligus paparan materinya di IPDN.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilihan lokasi di IPDN dilakukan karena letaknya yang lebih mudah dijangkau, terutama bagi para kepala daerah yang sering melakukan perjalanan ke Jakarta.

Baca Juga :  Bea Cukai Luncurkan Desain Baru Pita Cukai 2025 Bertema Pesona Bunga Nusantara

Menurut Tito, lokasi ini lebih dekat dibanding tempat sebelumnya di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

“Tujuan di IPDN agar bapak-bapak yang sering di Jakarta lebih mudah ke sini karena dekat dari Bandung ketimbang dari Magelang,” katanya.

Tito juga menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan ini akan dilaporkan langsung kepada Presiden. Ia berharap para kepala daerah dapat mengikuti retret dengan baik, meski tetap menjalankan tugas pemerintahan daerah secara jarak jauh.

Retret ini akan berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 26 Juni 2025. Berdasarkan data terakhir pada 22 Juni 2025, kegiatan ini diikuti oleh 86 orang yang terdiri dari 2 gubernur, 3 wakil gubernur, 38 bupati, 37 wakil bupati, serta 3 wali kota dan 3 wakil wali kota.

Baca Juga :  Prabowo Dialog dengan 7 Jurnalis Senior, PAN: Mempertegas Citra Pemerintah yang Ramah

Sementara itu, sembilan peserta tidak hadir karena alasan kesehatan (6 orang) dan kedukaan (1 orang).

Selama retret, para kepala daerah akan mendapatkan enam materi utama, yaitu:

1. Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan

2. Astacita (visi misi pembangunan jangka panjang)

3. Program Kementerian dan Lembaga

4. Tugas dan Fungsi Kepala Daerah

5. Kepemimpinan dan Komunikasi Politik

6. Team Building

Seluruh materi akan disampaikan oleh para pemimpin dari 31 kementerian dan lembaga negara yang dijadwalkan hadir sebagai narasumber.

Berita Terkait

Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap
Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!
7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!
Heboh Ojol Bali Viral Video, Benarkah Ada Aksi Dewasa Bule dengan Driver Ojol Ini Fakta Sebenarnya Bikin Kaget Warganet
Pegadaian Tutup Lebaran 2026? Catat Tanggal Libur dan Jadwal Buka Kembali agar Tidak Salah Datang
Geger! Video Ojol Bali Viral Diduga Libatkan WNA Australia, Ini Fakta yang Bikin Warganet Heboh
TERUNGKAP! 2 Isi Video Maureen Worth Viral di TikTok dan X Disorot Netizen, Kolom Komentar Mendadak Banjir
Pantauan Arus Mudik Hari Ini: Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Hadapi Puncak Kedua

Berita Terkait

Wednesday, 18 March 2026 - 16:22 WIB

Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap

Wednesday, 18 March 2026 - 13:13 WIB

Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!

Wednesday, 18 March 2026 - 12:36 WIB

7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!

Wednesday, 18 March 2026 - 12:12 WIB

Heboh Ojol Bali Viral Video, Benarkah Ada Aksi Dewasa Bule dengan Driver Ojol Ini Fakta Sebenarnya Bikin Kaget Warganet

Tuesday, 17 March 2026 - 14:24 WIB

Pegadaian Tutup Lebaran 2026? Catat Tanggal Libur dan Jadwal Buka Kembali agar Tidak Salah Datang

Berita Terbaru