Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai November 2025, Ini Syarat dan Mekanismenya

- Redaksi

Tuesday, 4 November 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai November 2025

Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Mulai November 2025

SwaraWarta.co.id – Pemerintah resmi meluncurkan program pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang mulai berlaku pada November 2025.

Kebijakan yang dinanti-nanti ini dihadirkan sebagai bentuk perlindungan sosial untuk meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah yang terkendala membayar iuran.

Dikutip dari Antara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengonfirmasi alokasi anggaran sebesar Rp 20 triliun untuk mendanai program penghapusan tunggakan ini, sesuai dengan komitmen Presiden.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan akses layanan kesehatan bagi peserta yang sempat nonaktif karena tunggakan.

Syarat Penerima Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan

Tidak semua peserta BPJS Kesehatan otomatis mendapatkan manfaat pemutihan ini. Kebijakan dirancang dengan syarat ketat agar tepat sasaran. Berikut adalah kriteria peserta yang berhak mendapatkan penghapusan tunggakan:

  • Peserta yang Beralih ke PBI: Peserta yang sebelumnya membayar iuran mandiri (PBPU/BP) dan kini telah berpindah status menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung pemerintah.
  • Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN): Peserta harus tercatat dalam basis data resmi pemerintah ini sebagai warga tidak mampu yang telah terverifikasi.
  • Peserta Tidak Mampu yang Diverifikasi: Hanya peserta yang benar-benar masuk kategori tidak mampu sesuai data resmi pemerintah dan telah diverifikasi oleh pemerintah daerah setempat.
Baca Juga :  Libur Panjang Januari 2025: Kesempatan Berharga untuk Keluarga dan Rekreasi

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa mekanisme pemutihan intinya berlaku bagi peserta yang berpindah komponen kepesertaan.

Misalnya, peserta mandiri yang menunggak iuran, lalu statusnya berubah menjadi PBI. Meski iuran barunya sudah dibayar pemerintah, tunggakan masa lalu di sistem masih tercatat. Tunggakan lama inilah yang akan dihapus.

Cara Memastikan Status dan Langkah Selanjutnya

Untuk memastikan apakah Anda termasuk dalam daftar penerima manfaat, peserta dapat melakukan pengecekan dengan beberapa cara:

  • Menggunakan aplikasi Mobile JKN.
  • Mengunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat.
  • Berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memverifikasi data.

Ghufron juga mengingatkan agar kebijakan manusiawi ini tidak disalahgunakan. “Orang yang mampu ya bayar, itu bukan terus, ‘Wah, saya nunggu nanti biar ada pemutihan lagi’ begitu, enggak, enggak terjadi itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Ini Alasan Pria di Cianjur Bohongi Laki-laki hingga Berujung Pernikahan

Program ini benar-benar dikhususkan bagi peserta tidak mampu, bukan bagi yang sengaja menunggak.

Dengan penghapusan tunggakan ini, pemerintah berharap peserta yang nonaktif dapat kembali aktif dalam sistem JKN sehingga akses mereka terhadap layanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas pulih tanpa terbebani utang lama

 

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Berita Terbaru

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Olahraga

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Wednesday, 28 Jan 2026 - 14:28 WIB

Ciri-ciri IQ Rendah

Lifestyle

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Wednesday, 28 Jan 2026 - 10:38 WIB