Doa Meminta Kesembuhan dari Penyakit Ala Rasullullah, Bisa Dibaca Saat Jenguk Saudara

- Redaksi

Saturday, 14 September 2024 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Doa meminta kesembuhan dari penyakit umumnya dilafalkan seseorang ketika merasa tubuhnya kurang fit.

Bacaan Doa Meminta Kesembuhan dari Penyakit

Rasulullah SAW telah mengajarkan umatnya untuk berdoa memohon kesembuhan saat sakit, selain melakukan usaha medis atau pengobatan.

Doa adalah salah satu cara yang dapat membantu kita memperoleh kesembuhan, terutama ketika pengobatan medis belum memberikan hasil yang memuaskan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ajaran Islam, terdapat berbagai doa yang dapat dibaca untuk sembuh dari penyakit, bahkan penyakit yang serius sekalipun.

Kesembuhan sepenuhnya berasal dari Allah SWT, sehingga sangat dianjurkan untuk selalu berdoa memohon kepada-Nya.

Selain berdoa untuk diri sendiri, Rasulullah SAW juga sering membaca doa untuk keluarga dan sahabat yang sakit.

Baca Juga :  Bagaimana Jika Lupa Membaca Niat Puasa? Simak Begini Penjelasannya!

Allahumma rabban nasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syafi. La syafiya illa anta syifa’an la yughadiru saqaman.

Artinya : “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri” (Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 113).

Salah satu doa yang dianjurkan adalah dengan membaca doa tertentu sebanyak tujuh kali sambil meletakkan tangan di bagian yang sakit, dimulai dengan mengucap ‘Bismillah’ tiga kali.

Bismillahirrohmanirrohim (3x), A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7x)

Artinya : “Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan” (HR. Muslim)

Baca Juga :  Menghargai Keberagaman Kemampuan: Cara Pendidik Memerdekakan Siswa dalam Pembelajaran

Saat menjenguk orang yang sakit, kita juga dianjurkan untuk mendoakan kesembuhan mereka dengan doa yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW ketika menjenguk sahabatnya yang sedang sakit.

Syafallahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘aafaaka fii badanika wa jismika ilaa muddati ajalika

Artinya: “Wahai (sebut nama orang yang sakit) semoga Allah menyembuhkan sakitmu, mengampuni dosamu, menyehatkan badanmu dan jasadmu hingga waktu ajalmu.”

Berita Terkait

Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!
Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!
Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Harta PPS dan Mengapa Penting bagi Wajib Pajak?
Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul? Begini Penjelasannya!
Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?
APA SARAN KAMU AGAR SEKOLAH BEBAS DARI KEKERASAN?
Mengapa Belanda Berhasil Menguasai Indonesia dalam Waktu yang Sangat Lama Dibanding Bangsa Barat Lainnya?
Bagaimana Praktik Pembelajaran yang Mencerminkan Integrasi KBC dan PM? Mari Kita Bahas!

Berita Terkait

Friday, 13 February 2026 - 17:35 WIB

Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!

Friday, 13 February 2026 - 14:34 WIB

Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!

Thursday, 12 February 2026 - 12:00 WIB

Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Harta PPS dan Mengapa Penting bagi Wajib Pajak?

Wednesday, 11 February 2026 - 17:14 WIB

Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul? Begini Penjelasannya!

Wednesday, 11 February 2026 - 11:28 WIB

Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?

Berita Terbaru