Angklung di Chigasaki Cross Culture Festival Jepang

- Redaksi

Sunday, 8 December 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Dari dunia seni dan budaya, Festival Lintas Budaya (Chigasaki Cross Culture Festival)

yang berlangsung pada hari Minggu, 8 Desember 2024, di Kota Chigasaki, Prefektur Kanagawa, Jepang, berhasil menarik perhatian banyak pengunjung, terutama dengan penampilan alat musik tradisional Indonesia, angklung.

Pada acara tersebut, Sri Lestari Dewi Susilowati, yang telah lama bermukim di Jepang,

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

mengambil peran penting untuk mengenalkan angklung kepada masyarakat Jepang yang sebagian besar belum familiar dengan alat musik khas Sunda ini.

Susi, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen dari pengunjung festival tersebut baru pertama kali melihat atau mendengar tentang angklung.

Meskipun demikian, ia merasa bersyukur karena kesempatan ini dapat membantu menyebarkan pengetahuan tentang angklung kepada lebih banyak orang, sekaligus menarik perhatian mereka untuk lebih peduli terhadap budaya Indonesia.

Baca Juga :  Jelang Kontra Lawan Jepang, Mees Hilgers Mengalami Cidera

Selain mengenalkan angklung, Susi juga mendemonstrasikan cara memainkan alat musik tersebut.

Ia mengajak pengunjung, baik dewasa maupun anak-anak, untuk mencoba bermain angklung dengan cara menggoyangkan alat musik tersebut.

Antusiasme para pengunjung sangat tinggi, terlihat dari banyaknya anak-anak yang juga ikut naik ke atas panggung untuk merasakan pengalaman langsung.

Setiap orang yang berpartisipasi memegang satu angklung dengan not tertentu, yang kemudian menghasilkan harmoni indah sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Untuk menambah semangat para peserta, Susi membagikan camilan khas Indonesia, seperti kue nastar dan permen, sebagai apresiasi bagi mereka yang telah mencoba memainkan angklung.

Keberadaan Susi di festival ini bukan hanya sebagai pengenalan budaya, tetapi juga menunjukkan peranannya yang besar dalam memperkenalkan alat musik angklung di Jepang.

Meskipun pada awalnya Susi tidak dapat memainkan angklung, ia merasa terdorong untuk belajar demi mengenalkan Indonesia kepada masyarakat Jepang.

Baca Juga :  5 Tanaman Jepang yang Indah selain Sakura, Cocok Ditanam di Halaman Rumah

Berkat tekad dan dorongan tersebut, Susi akhirnya mempelajari angklung dan gamelan, bahkan belajar di Saung Angklung Udjo Bandung untuk memperdalam pemahaman dan keterampilannya.

Ia berharap lebih banyak orang di Jepang dapat mengenal Indonesia bukan hanya melalui Bali, yang sudah cukup populer di sana, tetapi juga melalui berbagai budaya dan alat musik tradisional Indonesia.

Selain tampil di festival-festival, Susi juga sering diundang ke sekolah-sekolah di Jepang untuk mengenalkan Indonesia, termasuk angklung dan berbagai mainan tradisional buatan Indonesia.

Ia tergabung dalam sebuah perkumpulan internasional di Jepang yang menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya berbagai negara.

Sebagai duta budaya Indonesia, Susi berharap angklung dan alat musik lainnya dari berbagai daerah di Indonesia dapat lebih dikenal di kalangan masyarakat Jepang.

Baca Juga :  Akhiri Debat Pilgub Jawa Tengah 2024, Ahmad Luthfi Ungkap Rasa Terimakasih Terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Jokowi

Festival ini juga menyajikan berbagai kuliner Indonesia yang menjadi salah satu daya tarik utama, seperti sate ayam, nasi kari, dan mie goreng.

Antrean panjang terlihat di berbagai stan kuliner, menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat Jepang terhadap makanan khas Indonesia.

Festival ini tidak hanya menghadirkan budaya Indonesia, tetapi juga budaya dari berbagai negara lain, seperti Spanyol, Brasil, dan Prancis.

Selain itu, terdapat pula pertunjukan tarian tradisional Jepang dan Hawaii, mengingat Kota Chigasaki adalah sister city dari Honolulu, Hawaii.

Dengan acara ini, harapan untuk memperkenalkan lebih banyak lagi budaya Indonesia, termasuk angklung, di Jepang semakin terbuka lebar.

Susi berharap bahwa budaya Indonesia akan terus dihargai dan dikenal lebih luas di mata dunia.***

Berita Terkait

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan 2026? Ini Fakta dan Aturan OJK yang Perlu Kamu Tahu
DC Shopee PayLater 2026 Datang ke Rumah? Fakta Mengejutkannya Bikin Kaget!
Pinjam Yuk Ada DC Lapangan Atau Tidak 2026? Cek Fakta Terbaru tentang Penagihan Pinjaman Online
Harga Emas UBS & Galeri24 Turun Tajam Hari Ini! Investor dan Pembeli Diminta Waspada
Bukan Fadia A Rafiq! Ini Sosok Istri Pertama Ashraff Khan yang Jarang Tersorot
Viral! Akun TikTok CaeInMotion Gadis Malang Bikin Heboh karena Desa dan “Matos Terkecil di Dunia”
Kronologi Lengkap Pria Pergoki Calon Istri Ngamar dengan Suami Orang di Hotel BSD
Rating Google Dea Store Meulaboh Cuma Segini! Sikap Minus Sales Disorot

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 11:16 WIB

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan 2026? Ini Fakta dan Aturan OJK yang Perlu Kamu Tahu

Thursday, 5 March 2026 - 11:12 WIB

DC Shopee PayLater 2026 Datang ke Rumah? Fakta Mengejutkannya Bikin Kaget!

Thursday, 5 March 2026 - 11:09 WIB

Pinjam Yuk Ada DC Lapangan Atau Tidak 2026? Cek Fakta Terbaru tentang Penagihan Pinjaman Online

Thursday, 5 March 2026 - 10:56 WIB

Harga Emas UBS & Galeri24 Turun Tajam Hari Ini! Investor dan Pembeli Diminta Waspada

Thursday, 5 March 2026 - 10:49 WIB

Viral! Akun TikTok CaeInMotion Gadis Malang Bikin Heboh karena Desa dan “Matos Terkecil di Dunia”

Berita Terbaru