Bukan Jakarta, Ternyata Palembang Kota yang Memiliki Polusi Udara Terburuk di Indonesia

- Redaksi

Saturday, 30 September 2023 - 03:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, naik daun sebagai kota dengan tingkat polusi terburuk di Indonesia. (Foto: Antara)


SwaraWarta.co.id
– Indonesia, negara dengan keindahan
alamnya yang memesona, saat ini sedang berjuang melawan masalah serius yang
mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakatnya dari polusi udara.

Selama bertahun-tahun, Jakarta dianggap sebagai kota dengan
tingkat polusi terburuk di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, akan tetapi baru-baru ini, Palembang, ibu kota
Provinsi Sumatera Selatan, naik daun sebagai kota dengan tingkat polusi terburuk
di Indonesia.

Penyebab utama polusi ini adalah pembakaran hutan oleh oknum
yang mencari pembebasan lahan.

Dilansir dari laman website Iqair, polusi udara di Palembang mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, dengan indeks kualitas udara (Air
Quality Index/AQI) mencapai angka yang sangat tinggi yakni 181 AQI US.

Baca Juga :  Gibran Rakabuming Raka Pastikan Proyek Infrastruktur di Solo Selesai Tepat Waktu

Hal ini telah menjadi masalah serius bagi kesehatan warga
Palembang, dengan meningkatnya kasus gangguan pernapasan, penyakit jantung, dan
masalah kesehatan lainnya yang terkait dengan paparan polusi udara.

Pembakaran hutan untuk pembebasan lahan merupakan salah satu
penyebab utama polusi udara di Palembang.

Oknum yang tidak bertanggung jawab sering kali melakukan
pembakaran hutan secara ilegal untuk membersihkan lahan yang akan digunakan
untuk berbagai keperluan, termasuk perkebunan kelapa sawit dan perumahan.

Praktik ini tidak hanya merusak lingkungan dan mengancam
keanekaragaman hayati, tetapi juga menghasilkan kabut asap yang beracun yang
melayang di atas kota.

Pemerintah dan berbagai lembaga lingkungan sedang bekerja
keras untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga :  Museum Nasional Dilahap Si Jago Merah, Komisi X DPR RI Panggil Kemendikbudristek

Salah satu langkah yang diambil adalah peningkatan
pengawasan terhadap aktivitas ilegal pembakaran hutan dan pengenaan sanksi yang
lebih berat bagi pelaku.

Selain itu, kampanye untuk mengedukasi masyarakat tentang
bahaya polusi udara dan pentingnya menjaga lingkungan juga telah diluncurkan.

Selain pembakaran hutan, polusi udara di Palembang juga
disebabkan oleh faktor lain seperti kendaraan bermotor dan industri.

Pemerintah setempat sedang berusaha untuk meningkatkan
transportasi umum dan mengurangi emisi kendaraan, serta mengawasi ketat
industri-industri yang beroperasi di kota ini.

Kondisi polusi udara yang parah di Palembang adalah peringatan
bagi seluruh Indonesia tentang pentingnya menjaga lingkungan dan menghentikan
praktik ilegal yang merusak alam.

Selain itu, kesehatan masyarakat juga harus menjadi
prioritas utama dalam upaya mengurangi polusi udara.

Baca Juga :  Malaysia, Singapura, dan Brunei Tetapkan Awal Ramadan pada 2 Maret 2025

Semua pihak, baik pemerintah, lembaga lingkungan, maupun
masyarakat, harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih
dan sehat bagi semua warga Indonesia, sehingga tidak ada lagi kota yang terkena
dampak buruk seperti Palembang.

 

Berita Terkait

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS
Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?
Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Thursday, 26 February 2026 - 16:50 WIB

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terbaru