Pabrik Sandal di Kapuk Muara Kebakaran, 31 Unit Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Api

- Redaksi

Saturday, 16 September 2023 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pemadaman api di pabrik sandal (Tangkapan layar)
SwaraWarta.co.id – Kebakaran kini kembali melanda sebuah pabrik di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada hari Jum’at, 15 September 2023. Kejadian ini tentu membuat banyak orang khawatir. Terlebih api cepat membesar akibat cuaca yang panas.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut dilaporkan oleh warga sekitar pada pukul 11.29 WIB. Kemudian upaya pemadaman api mulai dilakukan pada pukul 11:36 WIB.

Selain itu, Satriadi Gunawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengerahkan 31 unit mobil pemadam kebakaran dengan 155 personel. Pemadam kebakaran tersebut berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan api yang sudah terlihat membesar.

Pada saat proses pemadaman api, Satriadi Gunawan mengungkapkan bahwa petugas sempat mengalami kendala. Hal ini disebabkan karena bangunan pabrik cukup luas. Selain itu, petugas juga terkendala dengan sumber air yang terlalu jauh.

“Luas yang terbakar, dan bangunan sudah tidak ideal lagi,” ungkapnya.

“Sumber airnya pun agak jauh,” imbuhnya.

Petugas Damkar terus melaju upaya pemadaman api. Selain itu, petugas Damkar juga mengaku bahwa proses pemadaman api memakan waktu yang lama. Hal ini disebabkan karena banyak sandal berbahan plastik yang sudah terlanjur terbakar.

“Kami sedang proses pendinginan. Pendinginan mulai dari jam 2 pagi. Karena disini banyak material seperti sandal berbahan karet yang mudah terbakar,” ungkap Wakil Perwira pijet 202 Damkar Jakut, Darusli di Kapuk Muara pada hari Sabtu, 16 September 2023.

Baca Juga :  Film 'Dokumenter Dirty Vote' Mendapatkan Sorotan, Sekjen PDI Buka Suara

Lebih lanjut, Rusli mengatakan bahwa pemadaman difokuskan pada gudang A, B dan C. Selain itu, Rusli mengatakan bahwa sumber air yang terbatas menjadi pemicu api sulit untuk dipadamkan. Terlebih petugas juga merasa terganggu akibat aktivitas lalu lintas dari masyarakat.

“Ada tiga titik pendinginan di area gudang A, B dan C. Kita untuk sumber air itu di depan sana, kali. Sudah kita sedot, kita usahakan dan kita bikin rangkaian untuk sumber air. Makanya disini banyak mobil kita untuk merangkai air, karena lumayan jauh. Itu kesulitan kita selain harus diurai , sumber airnya juga yang lumayan sulit dan kita juga terganggu lalu lintas masyarakat. Karena selang kita terlindas jadi memperlambat air kita masuk ke dalam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Virgoun Ditangkap Atas Kasus Narkoba, Begini Kata Inara Rusli

Akibat kejadian ini terdapat 12 korban yang mengalami luka. Kepala BPBD DKI Isnawa Adji mengungkapkan bahwa mayoritas korban merupakan warga yang tinggal di sekitar pabrik.

Berita Terkait

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Tuesday, 15 September 2026 - 10:05 WIB

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

Tuesday, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Berita Terbaru

Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis

Teknologi

3 Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis yang Aman dan Legal

Tuesday, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa

Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 09:52 WIB