Categories: kulinerRegional

Kasus Keracunan Sate Jebred di Garut dan Tasikmalaya, Kronologi dan Fakta Terbaru

Sate Jebred, Penyebab Keracunan di Garut dan Tasikmalaya (Dok. Tatang Ugun)

SwaraWarta.co.id Beberapa hari lalu terjadi kasus keracunan yang terjadi di Kawasan Garut, juga Tasikmalaya karena memakan sate kulit dan sate jebred.

Sate kulit atau sate jebred tersebut merupakan salah satu jenis makanan khas yang biasa dikonsumsi oleh kedua daerah tersebut dan biasanya dijual secara luas di kedua daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai informasi, atas kasus keracunan sate jebred tersebut, dua orang warga Garut dan Tasikmalaya akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat. Kemudian kasusnya diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut.

Keracunan tersebut bermula saat salah satu warga Garut mengkonsumsi sate jebred tersebut yang kemudian mengalami sakit dengan dugaan keracunan. Warga Garut tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah konsumsi sate tersebut.

Sebenarnya yang memakan sate jebred tersebut dikonsumsi oleh warga lainnya pada Minggu, (9/10) yang lalu. Akan tetapi yang lainnya berhasil terselamatkan, sementara 1 orang warga lainnya tidak tertolong.

Kejadian ini sendiri terjadi di kawasan Cilawu, Garut, di mana sate jebred yang dibeli berasal dari Pasar Bojongloa, Cilawu.

Dari beberapa warga yang konsumsi sate jebred tersebut, 7 orang harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk dirawat, sementara satu warga atas nama Cecep yang berusia 48 tahun nyawanya tidak tertolong.

Kasus keracunan sate jebred juga terjadi di kawasan Tasikmalaya, lebih tepatnya sebanyak 10 warganya. Warga Tasik yang juga mengalami keracunan lokasinya memang berdekatan karena memang merupakan daerah perbatasan.

Warga Tasik yang menjadi korban keracunan sate jebred ini juga karena konsumsi sate yang dibeli di Pasar Bojongloa, Garut.

Dari 10 warga Tasikmalaya yang mengalami keracunan, salah satunya juga jarus meregang nyawa. Korban meninggal dunia tersebut tercatat atas nama Mimin yang berusia 61 tahun.

Korban-korban keracunan sate jebred Tasik merupakan warga dari Desa Kersamaju serta Desa Sirnagalih, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya.

Para korban pada mulanya mengalami gejala yang sama setelah makan sate jebred, yakni: sakit perut, demam tinggi, dan juga muntah-muntah.

Atas keracunan sate jebred ini, penjual satenya yang berjualan di Pasar Bojongloa, Cilawu, Garut, untuk sementara diamankan di Polres Garut untuk penyelidikan lebih lanjut.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Menjadi Hal yang Sangat Penting? Bagaimana Hubungannya dengan Hak Cipta yang Restriktif?

SwaraWarta.co.id - Mengapa membuka akses belajar di era digital menjadi hal yang sangat penting? bagaimana…

47 minutes ago

Berapa Gaji Koperasi Merah Putih? Ini Rincian Lengkapnya

SwaraWarta.co.id – Berapa gaji Koperasi Merah Putih? Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih)…

1 hour ago

Hari Raya Idul Adha 2026 Berapa Hijriah? Berikut ini Jawabannya!

SwaraWarta.co.id - Hari raya Idul Adha 2026 berapa hijriah? Hari Raya Idul Adha selalu menjadi…

1 hour ago

Cara Mengecek Nilai TKA 2026: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Orang Tua

SwaraWarta.co.id - Disimak cara mengecek nilai TKA 2026? Mengetahui hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan…

4 hours ago

Bagaimana Cara Melihat Skor UTBK Kamu? Berikut Langkah-langkahnya!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara melihat skor UTBK? Menunggu pengumuman kelulusan rasanya memang bikin jantung berdegup…

4 hours ago

Mengapa Idlix Tidak Bisa Dibuka? Berikut Penyebab dan Solusi Mudahnya

SwaraWarta.co.id - Bagi para pecinta film dan serial, platform streaming gratis seperti Idlix sering menjadi…

20 hours ago