Jelaskan Resistensi Terhadap Globalisasi Ekonomi yang Merugikan Ekonomi Rakyat Indonesia

- Redaksi

Wednesday, 22 November 2023 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Strategi yang Dilakukan oleh Pemerintah untuk Bisa Mengembangkan Ekonomi Kreatif?

Apa Strategi yang Dilakukan oleh Pemerintah untuk Bisa Mengembangkan Ekonomi Kreatif?

 

Jelaskan resistensi terhadap globalisasi ekonomi yang merugikan ekonomi rakyat Indonesia.

SwaraWarta.co.id – Jelaskan resistensi terhadap globalisasi ekonomi yang merugikan ekonomi rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Globalisasi ekonomi merupakan proses saling ketergantungan
antar negara dalam bidang ekonomi melalui perdagangan, investasi, dan aliran
modal.

Selain itu, globalisasi ekonomi memiliki banyak dampak, baik
positif maupun negatif.

Di satu sisi, globalisasi ekonomi dapat meningkatkan
pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Mari disimak mengenai resistensi terhadap globalisasi ekonomi yang merugikan ekonomi rakyat indonesia.

Di sisi lain, globalisasi ekonomi juga dapat menimbulkan
dampak negatif, seperti:

1. Penambahan
kesenjangan ekonomi

Globalisasi ekonomi dapat menyebabkan peningkatan
kesenjangan ekonomi antara negara maju dan negara berkembang.

Hal ini terjadi karena negara maju memiliki keunggulan
kompetitif dalam bidang teknologi, modal, dan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi untuk Ungkap Kematian Mahasiswa UKI

2. Kehilangan
lapangan kerja

Globalisasi ekonomi dapat menyebabkan hilangnya lapangan
kerja di negara berkembang.

Hal ini terjadi karena perusahaan-perusahaan dari negara
maju dapat memindahkan produksinya ke negara berkembang yang memiliki biaya
produksi yang lebih murah.

3. Kehilangan budaya
lokal

Globalisasi ekonomi dapat menyebabkan hilangnya budaya
lokal. Hal ini terjadi karena budaya global yang berasal dari negara maju
semakin mendominasi budaya lokal.

Dampak negatif globalisasi ekonomi tersebut dapat merugikan
ekonomi rakyat Indonesia.

Hal ini karena mayoritas penduduk Indonesia adalah
masyarakat kelas menengah ke bawah yang bekerja di sektor informal.

Sektor informal merupakan sektor yang paling rentan terhadap
dampak negatif globalisasi ekonomi.

Baca Juga :  PDIP Tumbang di Kandang Banteng, Megawati Soekarnoputri Angkat Bicara

Oleh karena itu, perlu dilakukan resistensi terhadap
globalisasi ekonomi yang merugikan ekonomi rakyat Indonesia.

Resistensi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara,
seperti:

  • Meningkatkan daya saing produk lokal

Pemerintah dapat meningkatkan daya saing produk lokal dengan
memberikan bantuan subsidi dan pelatihan kepada pelaku usaha lokal. Selain itu,
pemerintah juga dapat memberikan perlindungan tarif terhadap produk impor yang
dapat merugikan produk lokal.

  • Meningkatkan kualitas sumber daya
    manusia

Pemerintah dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia
dengan memberikan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas. Hal ini penting
untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja Indonesia.

  • Mengembangkan industri kecil dan
    menengah

Pemerintah dapat mengembangkan industri kecil dan menengah
(IKM) dengan memberikan bantuan permodalan dan pelatihan. Hal ini penting untuk
menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Antisipasi HIV/AIDS, Dinkes Madiun Lakukan Deteksi Dini dari Komunitas LSL yang Kian Meluas

Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan resistensi
terhadap globalisasi ekonomi yang merugikan ekonomi rakyat Indonesia dengan
cara:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat

Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran akan dampak negatif
globalisasi ekonomi. Hal ini penting untuk mendorong masyarakat untuk
berpartisipasi dalam upaya resistensi terhadap globalisasi ekonomi.

  • Memilih produk lokal

Masyarakat dapat memilih produk lokal sebagai bentuk
dukungan terhadap produk lokal. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing
produk lokal.

Resistensi terhadap globalisasi ekonomi yang merugikan ekonomi rakyat Indonesia merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini
untuk memastikan agar globalisasi ekonomi dapat memberikan manfaat yang
sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Berita Terkait

Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap
Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!
7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!
Heboh Ojol Bali Viral Video, Benarkah Ada Aksi Dewasa Bule dengan Driver Ojol Ini Fakta Sebenarnya Bikin Kaget Warganet
Pegadaian Tutup Lebaran 2026? Catat Tanggal Libur dan Jadwal Buka Kembali agar Tidak Salah Datang
Geger! Video Ojol Bali Viral Diduga Libatkan WNA Australia, Ini Fakta yang Bikin Warganet Heboh
TERUNGKAP! 2 Isi Video Maureen Worth Viral di TikTok dan X Disorot Netizen, Kolom Komentar Mendadak Banjir
Apa itu Koperasi Merah Putih? Mengenal Pilar Ekonomi Berbasis Nasionalisme

Berita Terkait

Wednesday, 18 March 2026 - 16:22 WIB

Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap

Wednesday, 18 March 2026 - 13:13 WIB

Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!

Wednesday, 18 March 2026 - 12:36 WIB

7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!

Wednesday, 18 March 2026 - 12:12 WIB

Heboh Ojol Bali Viral Video, Benarkah Ada Aksi Dewasa Bule dengan Driver Ojol Ini Fakta Sebenarnya Bikin Kaget Warganet

Tuesday, 17 March 2026 - 14:24 WIB

Pegadaian Tutup Lebaran 2026? Catat Tanggal Libur dan Jadwal Buka Kembali agar Tidak Salah Datang

Berita Terbaru