Polresta Madiun Tetapkan Seorang Tersangka Atas Kasus Pemerkosaan Gadis

Avatar

- Redaksi

Tuesday, 14 November 2023 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka atas kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Beberapa waktu yang lalu, warganet sempat dihebohkan oleh kasus pemerkosaan yang dialami oleh gadis Madiun berinisial AP (17).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kasus pemerkosaan tersebut, AP melaporkan beberapa orang mulai dari ayah kandungnya sendiri, kakeknya hingga pamannya. 

Setelah mendapatkan laporan dari korban, polisi juga melakukan penyelidikan guna mengusut kasus ini. Hingga saat ini, polisi berhasil menetapkan seorang tersangka.

Dari beberapa orang yang diduga sebagai pelaku, polisi baru menetapkan paman korban sebagai tersangka. Sebab banyak bukti yang mengarah kepada tersangka.

Tersangka yang berinisial NI (39) merupakan warga Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. 

Baca Juga :  Sun City Madiun: Taman Rekreasi dan Wahana Air

Kepada polisi, korban mengaku tidak bisa menahan nafsu bejatnya. Hingga pada akhirnya korban nekat memperkosa korban sebanyak 2 kali per minggunya.

“Karena nafsu, setiap seminggu dua kali, tidak saya paksa,” ungkap NI.

Sementara itu, AKBP Anton Prasetyo mengungkapkan bahwa dalam proses penyelidikan baru ditemukan satu orang tersangka yakni NI.

Penetapan NI sebagai tersangka juga disertai beberapa bukti kuat. Dimana semua bukti pemerkosaan hanya mengarah kepada NI.

“Dari pendalaman, NI ini seminggu rata-rata dua kali memperkosa korban, sehingga kurang lebih 60 sampai 80 kali (memperkosa) terhitung sejak 2021 sampai pertengahan Agustus 2023,” ungkap Anton.

Akibat perbuatannya, NI harus menerima hukuman penjara maksimal 15 tahun. Hal ini sesuai dengan pasal 81 dan pasal 82 tentang perlindungan anak. 

Baca Juga :  Mahfud MD Tanggapi Isu Tapera yang diwacanakan Presiden Jokowi

Lebih lanjut, Anton juga mengungkapkan bahwa laporan kasus pemerkosaan yang juga dilakukan oleh ayah kandung korban dan kakeknya masih terus didalami.

Selain itu, pihak kepolisian juga belum menemukan bukti yang mengarah kepada kedua terduga pelaku.

“Itu juga dikuatkan dari keterangan saksi dan juga beberapa ahli yang kita dalami,” ungkap Anton.

Menurut Anton, korban melaporkan ayah dan juga kakeknya karena merasa sakit hati. Hal ini terungkap setelah pihak kepolisian mendapatkan keterangan dari para saksi.

“Kalau bapaknya sering marah-marah kepada korban ini, jadi dia pengin bebas hidup di rumah sendiri, kita tahu berdasarkan dari keterangan para saksi, baik itu tetangga, maupun temannya, korban ini terkesan ingin hidup bebas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Hati-Hati! E-Wallet Bisa Jadi Sarana Baru Money Politics!

Laporan yang dibuat oleh korban sempat mencuri perhatian banyak orang. Terlebih korban juga mengaku sering disiksa oleh ayah dan kakeknya sendiri.

Kasus ini juga menarik perhatian Menteri Sosial yakni Tri Rismaharini. Bahkan Mensos juga sempat melihat kondisi korban secara langsung.

Berita Terkait

GOTO Akan Hapus 10 Miliar Saham Treasury, Ada apa?
Ronald Tannur Pembunuh Dini Divonis Bebas, Kok Bisa?
Promotor HP Adalah: Pengertian dan Tugasnya
Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Amankan Dua Warga Malaysia dengan 12 Paspor Ilegal
Logo Unkhair dan Cara Downloadnya!
Duet Anies Baswedan dan Prasetyo Edi Marsudi di Pilkada Jakarta 2024, Kombinasi Ideal untuk Pluralisme Jakarta
Pengungkapan Sindikat Internasional Penggelapan Sepeda Motor oleh Polres Cianjur dan Interpol
Prosesi Pemakaman Wakil Presiden Ke-9 Hamzah Haz di Jakarta

Berita Terkait

Wednesday, 24 July 2024 - 18:56 WIB

Ronald Tannur Pembunuh Dini Divonis Bebas, Kok Bisa?

Wednesday, 24 July 2024 - 18:55 WIB

Promotor HP Adalah: Pengertian dan Tugasnya

Wednesday, 24 July 2024 - 18:50 WIB

Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Amankan Dua Warga Malaysia dengan 12 Paspor Ilegal

Wednesday, 24 July 2024 - 18:48 WIB

Logo Unkhair dan Cara Downloadnya!

Wednesday, 24 July 2024 - 18:44 WIB

Duet Anies Baswedan dan Prasetyo Edi Marsudi di Pilkada Jakarta 2024, Kombinasi Ideal untuk Pluralisme Jakarta

Berita Terbaru

Teknologi

Mengoptimalkan Jaringan dengan EIGRP: Kelebihan dan Manfaat

Wednesday, 24 Jul 2024 - 19:34 WIB

Teknologi

Mengoptimalkan Jaringan dengan Perhitungan Metric EIGRP

Wednesday, 24 Jul 2024 - 19:26 WIB

Teknologi

Mengenal Algoritma DUAL pada EIGRP: Kunci Kehandalan Routing

Wednesday, 24 Jul 2024 - 19:19 WIB