Baru Pertamakali Mendaki, Zhafirah Menjadi Korban Erupsi Gunung Marapi

- Redaksi

Thursday, 7 December 2023 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video yang dibuat korban saat terjadi erupsi di gunung Marapi (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Gunung Marapi di Kabupaten Agam yang meletus beberapa hari yang lalu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peristiwa ini terdapat korban yang berhasil diselamatkan salah satunya yaitu Zhafirah Zahrim Febriana, seorang mahasiswa Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang. 
Pada saat gunung erupsi, Zhafirah sempat merekam momen erupsi dan meminta pertolongan. Beruntung, dia berhasil diselamatkan oleh Tim SAR.
Setelah berhasil dievakuasi, Zhafirah dirawat di RSAM Bukittinggi. Untuk saat ini, kondisi korban masih terbaring karena luka bakar di bagian wajah. 
Selain itu, korban juga sudah mulai bisa berbicara. Namun pihak keluarga masih enggan menanyakan kronologi erupsi gunung Marapi.
Ibu korban yakni Rani Radelani, menyatakan bahwa Zhafirah aktif dalam kegiatan bela diri silat dan pernah treking sebelumnya tapi tidak naik gunung. 
“Waktu mau naik gunung, Ife izin ke keluarga dia pergi bersama teman yang biasa mendaki,” ungkap Rani kepada awak media.
Lebih lanjut, Rani juga menjelaskan bahwa keluarga tidak bisa menyalahkan siapa pun atas kejadian tersebut.
“Saat mendaftar belum ada informasi larangan mendaki ataupun kenaikan status gunung, ini mendadak aja, bagaimana lagi kan. Jadi kita ndak bisa berkata-kata, namanya musibah,” ungkapnya 
Sementara itu, Rani mewakili keluarga Zhafirah, mengucapkan banyak terima kasih kepada tim gabungan yang sudah menyelamatkan nyawa putrinya. 
Sebelumnya, Zhafirah beserta rekannya akan kembali pulang ke rumah pada hari Minggu, (3/12).
Video yang sempat dibuat oleh Zhafira tersebut sontak menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.
Dalam peristiwa ini juga terdapat beberapa korban jiwa. Dimana beberapa jenazah sudah dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Hakim Eko Aryanto yang Tangani Harvey Moeis Dimutasi ke PN Sidoarjo

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Berita Terbaru