TPN Mahfud- Ganjar Nilai Ucapan Prabowo ” Ndasmu Etik” Tidak Pantas

- Redaksi

Sunday, 17 December 2023 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKN Ganjar Mahfud MD ungkap ucapan Prabowo soal ” Ndasmu Etik” tidak pantas
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Todung Mulya Lubis, Deputi Bidang Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md., merespons pernyataan “ndasmu etik”.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ” Ndasmu Etik” oleh calon presiden Prabowo Subianto sebagai ucapan yang tidak pantas.

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md. menilai ucapan Prabowo ” Ndasmu etik” yang dilontarkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra.

Acara tersebut digelar pada tanggal 15 Desember 2023 tersebut sebagai ucapan yang tidak beretika. 

“Nah, kami ingin menanggapi video (ucapan ndasmu etik) ini sesuatu yang sangat tidak pantas,” ujar juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Md. Chico Hakim, di sekretariat TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 16 Desember 2023.

Baca Juga :  Basuki: Pengunduran Pejabat OIKN Bukan karena Penghematan Anggaran, tetapi Penugasan Kembali

Todung menjelaskan bahwa ucapan Prabowo tersebut seolah-olah meniadakan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

MK membentuk Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi atau MKMK untuk memeriksa hakim-hakim yang memutuskan uji materi. 

Uji materi ini dilakukan usai pemutusan pasal batas usia minimal capres-cawapres 40 tahun.

Putusan MK saat itu dianggap melanggar kode etik yang berat. Dari situ, MKMK menjatuhkan sanksi dengan memecat Anwar Usman.

Anwar Usman merupakan ipar Presiden Joko Widodo atau Jokowi, dan juga paman Gibran Rakabuming Raka, dari jabatannya sebagai Ketua MK karena dianggap melanggar etik yang berat dalam mengambil Keputusan Nomor 90 Tahun 2023.

Todung mengatakan bahwa masyarakat tahu betul bahwa putusan tersebut bermasalah. 

Baca Juga :  Bendara Partai Bahayakan Pengguna Jalan, Bawaslu Jakarta Barat Tertibkan Aturan Baru

“Karena memang apa yang menjadi rasa di masyarakat benar-benar secara gamblang dinafikan atau dianggap nihil oleh seorang Prabowo Subianto,” jelasnya. 

Dirinya menjelaskan bahwa video cuplikan omongan Menteri Pertahanan itu berisi ejekan dan nyinyiran perihal etik dan pelanggaran etik yang menyebabkan Anwar digulingkan.

“Kami melihat yang dimaksud adalah soal pelanggaran etik di Mahkamah Konstitusi,” kata dia.” Sambungnya.

Todung menyampaikan hal tersebut di Sekretariat TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 16 Desember 2023. 

Dia menjelaskan bahwa pelanggaran etik yang dilakukan ipar Jokowi tersebut, sebelum putusan MK, sudah dilihat oleh masyarakat sebagai sebuah keputusan yang diambil secara serampangan. 

Penilaian tersebut bukan saja datang dari politisi atau partai politik.

Baca Juga :  Bagaimana Ajaran Agama Tertentu Mengarahkan Perilaku yang Berakhlak

“Masyarakat secara umum sudah menganggap ada standar-standar etika yang dilanggar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 16:16 WIB

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Kesehatan

Asam Lambung Naik? Ini Cara Mengatasi yang Ampuh dan Alami

Friday, 9 Jan 2026 - 15:35 WIB