Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla Resmi Dukung Pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin di Pilpres 2024

- Redaksi

Wednesday, 20 December 2023 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JK resmi dukung Anies-Muhaimin dalam Pilpres 2024
( Dok. Istimew


SwaraWarta.co.id
– Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau biasa disebut Cak Imin, sangat senang dengan dukungan yang diberikan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12.

Jusuf Kalla (JK), kepada pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin. Cak Imin merasa lega setelah mendengar dukungan dari JK.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah. Itu jadi semangat saya, semangat Mas Anies. Tentu Pak JK ini biasanya kalau sudah menentukan pilihan akan mampu menggerakkan, terutama seluruh kekuatan yang dimiliki Pak JK, baik di Jawa maupun di luar Jawa,” kata Cak Imin usai acara ‘Slepet Imin’ di Depok, Jawa Barat, Selasa (19/12/2023).

Baca Juga :  Cara Akses Link Pengumuman OMI Kabupaten 2025 dengan Mudah

Sebelumnya Cak Imin merasa Khawatir jika dukungan yang diberikan JK berubah namun hal itu langsung terganti kebahagiaan setelah ada kepastian dukungan JK.

“Pak JK, hari Senin sempat kita khawatir, karena lama enggak ada keputusan dari beliau. Jadi membahagiakan sekali, kita tunggu-tunggu karena saya khawatir berubah,” ucap Cak Imin.

Sebelumnya, JK secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin dalam Pilpres 2024 di kota Makassar.

“Karena merasa punya tanggung jawab moral agar rakyat tidak salah dalam memilih pemimpin yang akan memimpin Indonesia dalam 5 tahun ke depan, maka Selasa (19/12) di Makassar, M Jusuf Kalla, menyampaikan secara terbuka jika dirinya memilih Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar,” ujar jubir Jusuf Kalla, Husain Abdullah, saat dihubungi, Selasa (19/12).

Baca Juga :  Heboh Ibu di Gresik Bunuh Diri, Ada Kejanggalan dibalik Tubuh Penuh Legam

 Para tim pendukung dan masyarakat menunjukkan rasa gembiranya atas dukungan tersebut.

Menurut Husain, JK memberikan dukungan itu berdasarkan rekam jejak Anies Baswedan yang bagus. 

“Selama ini ia (JK) menyampaikan dirinya netral, tetapi sebagai warga negara Pak JK tentunya memiliki pilihan politik. Dan berdasarkan track record Anies Baswedan yang ia ketahui, Pak JK berkeyakinan jika Anies adalah orang yang tepat memimpin Indonesia ke depan,” kata Husain.

Selain itu, menurut JK, Anies memiliki keunggulan pada pengetahuan, pengalaman, kejujuran, dan integritas.

“Bagi JK, yang dua priode menjabat sebagai Wapres RI untuk dua Presiden berbeda, Anies adalah murid politiknya. Dari segi pengetahuan, pengalaman, kejujuran serta integritas Anies memiliki keunggulan dalam hal tersebut,” sambungnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Frozen Food untuk Jualan, Dijamin Laris Manis

JK sendiri enggan mengomentari calon presiden yang lain. Namun menurut JK, seorang pemimpin harus bisa menerima kritik dengan terbuka, adil, dan tidak mudah marah.

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru