Gunung Dukono di Halmahera Erupsi, Lontaran Abu Vulkanik Mencapai 1,7 KM

- Redaksi

Tuesday, 16 January 2024 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Gunung Dukono yang Erupsi-SwaraWarta.co.id (Sumber: Antara)

SwaraWarta.co.idGunung Dukono, terletak di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara, baru saja meletus, dan melontarkan abu vulkanik.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abu vulkanik yang dilontarkan tersebut mencapai titik setinggi lebih kurang 1,7 kilometer dari pusat kawahnya.

Letusan tersebut terjadi pada pukul 17.32 WIT, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dan intensitas tebal menuju barat daya.

Keterangan soal letusan tersebut dikomfirmasi kebenarannya seperti yang diungkapkan oleh Sarjan Roboke, petugas Pos Pengamatan Gunung Dukono.

Gunung Dukono, dengan ketinggian 1.335 meter di atas permukaan laut, memiliki pemukiman terdekat yang berjarak 11 kilometer dari puncaknya.

Baca Juga :  Pinjaman 50 Juta KUR Mikro Bank BRI 2024: Buka Usaha 6 Bulan Saja, Langsung Cair! Pelajari Syarat Terbaru dan Lengkapnya Di Sini!

Lokasinya sekitar 14 kilometer di sebelah barat daya Kota Tobelo, yang merupakan wilayah dengan pemukiman paling padat di Halmahera Utara.

Aktivitas letusan Gunung Dukono bukanlah sesuatu yang luar biasa bagi penduduk setempat, mengingat sejarah panjang letusan gunung api tersebut.

Karakteristik erupsi gunung berapinya yang bersifat eksplosif juga masuk kategori efusif menghasilkan material abu, lontaran batu pijar, aliran piroklastika, serta aliran lava.

Pada tahun 2023, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat bahwa Gunung Dukono mengalami erupsi sebanyak 3.324 kali.

Menanggapi kejadian ini, PVMBG memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang Gunung Dukono di dalam radius tiga kilometer.

Baca Juga :  Momen Bersejarah: Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Selain itu, masyarakat direkomendasikan untuk selalu menyediakan masker guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Tindakan pencegahan ini ditekankan sebagai upaya menjaga kesehatan dan keselamatan mereka dalam menghadapi potensi dampak letusan gunung.

Perlu diingat bahwa Gunung Dukono memiliki sejarah aktivitas vulkanik yang signifikan, dan tindakan pencegahan serta kewaspadaan masyarakat setempat sangat penting dalam menghadapi potensi risiko dari letusan gunung api ini.

Belakangan ini, sejumlah gunung berapi di Indonesia sedang menunjukkan eksistensinya dengan sejumlah letusan erupsi.

Tercatat, beberapa gunung berapi lain menunjukkan aktivitas vulkanologinya yang cenderung meningkat dari biasanya.

Bukan hanya itu, beberapa gunung berapi sedang dalam proses erupsi seperti Gunung Marapi di Padang, Sumbar; Lewotobi Laki-Laki di Flores, Merapi di Jawa Tengah, dan lain-lainnya.***

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru