Korban Gempa Jepang Bertambah Menjadi 48 Jiwa

- Redaksi

Tuesday, 2 January 2024 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Gempa Jepang Mencapai Angka 48 Orang-SwaraWarta.co.id (Sumber: Detik)

SwaraWarta.co.idGempa dahsyat di Jepang mengakibatkan 48 jiwa tewas di provinsi Ishikawa, sementara pasukan gabungan darat, udara, dan laut mobilisasi untuk operasi penyelamatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

NHK melaporkan banyak korban luka di provinsi Nishikawa, Niigata, Fukui, Toyama, dan Gifu.

Menteri Pertahanan Jepang mengonfirmasi penempatan sekitar 10 ribu tentara di provinsi terdampak.

Meskipun gempa magnitudo 7,6 memicu peringatan tsunami, pemerintah kemudian mencabutnya.

Banyak rumah runtuh, jalanan hancur, dan layanan kereta dihentikan, mengakibatkan evakuasi ratusan ribu orang ke tempat yang lebih aman.

Kota Wajima, provinsi Ishikawa, dilaporkan memiliki orang-orang terjebak di gedung-gedung.

Baca Juga :  Lowongan R&D Packaging Development Supervisor Wings Jombang

Sekitar 200 bangunan, termasuk toko-toko dan rumah-rumah, terbakar di sekitar Jalan Asaichi, tempat wisata populer.

Rekaman NHK menunjukkan rumah-rumah roboh dan perahu-perahu kecil terbalik di perairan lepas pantai.

Bandara Noto mengalami kerusakan besar, membuat 500 penumpang terlantar karena landasan dan jalan besar tidak dapat digunakan.

Otoritas Informasi Geospasial Jepang mencatat kemungkinan pergeseran daratan hingga 1,3 meter ke arah barat di wilayah Noto.

Gempa ini menciptakan kekacauan, dengan peringatan tsunami awal, kebakaran besar, dan ombak setinggi empat kaki.

Pemerintah segera merespons dengan mobilisasi pasukan untuk operasi penyelamatan dan pertolongan. Banyak warga dievakuasi, namun beberapa terjebak di dalam bangunan.

Kerusakan signifikan terjadi di sejumlah provinsi terdampak, mencakup Ishikawa, Nishikawa, Niigata, Fukui, Toyama, dan Gifu.

Baca Juga :  Aturan MK Berubah, PKS Mantap Tak Usung Anies Baswedan

Gempa ini juga memengaruhi sektor transportasi, memaksa penghentian layanan kereta dan menimbulkan keterlambatan dalam mobilitas warga.

Situasi semakin kompleks dengan kebakaran meluas di sejumlah lokasi, termasuk kawasan wisata Jalan Asaichi.

Upaya pemadam kebakaran menjadi kritis untuk mengatasi kebakaran dan menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bangunan yang terancam.

Evakuasi di Bandara Noto menyoroti tantangan dalam menyediakan bantuan kepada mereka yang terisolasi dan membutuhkan pertolongan.

Mobilisasi pasukan gabungan mencerminkan respons cepat pemerintah untuk menyelamatkan korban dan mengatasi dampak gempa yang merusak.

Pergeseran daratan signifikan di wilayah Noto memberikan gambaran lebih lanjut tentang kekuatan dahsyat gempa tersebut.

Otoritas terus memantau situasi untuk mengidentifikasi risiko lebih lanjut dan memastikan keselamatan warga.

Baca Juga :  Duet Anies Baswedan dan Prasetyo Edi Marsudi di Pilkada Jakarta 2024, Kombinasi Ideal untuk Pluralisme Jakarta

Kondisi darurat ini menuntut koordinasi yang kuat antara pemerintah, pasukan penyelamat, dan lembaga terkait untuk mengurangi dampak dan memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak paling parah.***

Berita Terkait

Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!
Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web
Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya
Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan
Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan
Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo
Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?
Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag

Berita Terkait

Tuesday, 17 February 2026 - 07:33 WIB

Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!

Monday, 16 February 2026 - 14:00 WIB

Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web

Monday, 16 February 2026 - 13:52 WIB

Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya

Monday, 16 February 2026 - 07:58 WIB

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan

Sunday, 15 February 2026 - 14:00 WIB

Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan

Berita Terbaru