Menkominfo Sebut 42% Masyarakat Masih Sering Termakan Berita HOAX

- Redaksi

Friday, 12 January 2024 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkominfo Sebut 42% masyarakat Indonesia masih percaya berita palsu
( Dok. Istimewa)


SwaraWarta.co.id
– Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, baru-baru ini mengungkapkan bahwa hingga 42% masyarakat di Indonesia masih mempercayai berita hoax yang di sebarluaskan di dunia maya. 

Keterangan tersebut diperoleh dari hasil penelitian Safer Internet Lab (SAIL) yang dilakukan oleh CSIS pada tahun 2023. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bayangkan masih ada 42% masyarakat yang masih percaya padahal itu hoax alias berita bohong. Kemudahan mengkonsumsi berita hoax berpotensi bagi kedamaian di sekitar kita,” ujar Budi Ari saat pembukaan acara #DemiIndonesia bertajuk Cerdas Memilih yang diselenggarakan oleh detikcom Jumat, (12/1/2024) di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Serangan Israel di Teheran Tewaskan 5 Orang, Jumlah Korban Masih Bisa Bertambah

Menurutnya, konsumsi berita hoax secara mudah berpotensi merusak demokrasi, khususnya menjelang Pemilu 2024.

Tampak dimana berita-berita hoax yang mengandung fitnah, ujaran kebencian, dan pencemaran nama baik bisa menimbulkan dampak yang cukup buruk di kalangan masyarakat.

Sebagai tanggapan atas situasi tersebut, Kementerian Kominfo mengambil langkah-langkah pencegahan dalam tiga tingkatan. 

Pertama, melalui program literasi digital, Kominfo berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi ancaman hoax dan meningkatkan literasi digital.

Kedua, dalam tingkat menengah, Kementerian Kominfo melakukan patroli siber selama 24 jam untuk mengamankan ruang digital dari virus hoax. 

“Selain itu kami juga melakukan penerbitan klarifikasi terhadap hoax, kalau misal ada berita hoax kita stempel itu jika itu hoax supaya masyarakat terhindar dari isi dan konten hoax,” jelas Budi Arie.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Wanita di dalam Koper Terungkap, Pihak Keluarga Batalkan Resepsi

Ketika ada konten hoax yang dijumpai, konten tersebut langsung ditindaklanjuti dengan me-takedown dari dunia maya. 

Menurut Budi Arie, selama periode Pemilu dari 28 November 2023 hingga 11 Januari 204, Kominfo telah melakukan takedown pada 51 konten terkait Pemilu serta menerbitkan klarifikasi pada 175 konten hoax.

“Jumlah ini menjadi meningkat dan mengingatkan kita semua bahwa hoax masih mengancam demokrasi kita. Walaupun secara data jauh menurun dibanding tahun 2019,” ujarnya.

Ketiga, dalam tingkat hilir, Kementerian Kominfo juga berkolaborasi dengan kepolisian untuk membantu upaya penegakan hukum dengan pemberian data dan informasi yang dibutuhkan. 

Budi Arie berharap Pemilu 2024 dapat berjalan dengan adil dan berkualitas.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kasus Grup Facebook Fantasi Sedarah yang Menyebarkan Konten Asusila

“Saya mengajak bapak/ibu jika ada konten yang meragukan atau dirasa hoax jangan disebarkan. Kami berharap pemilu 2024 yang beradab dan terus meningkat kualitasnya. Demokrasi berkualitas juga ditandai oleh masyarakat yang juga semakin cerdas sesuai dengan tagline demi Indonesia cerdas memilih,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 10:56 WIB

Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB