Populer di Sejumlah Kalangan, Ini Sejarah Singkat Pendirian LapisTalas Bogor Sangkuriang

Avatar

- Redaksi

Friday, 12 January 2024 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ucapan selamat tahun baru oleh lapis talas Bogor Sangkuriang
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Tepat di tengah kota Bogor, terdapat salah satu kuliner legendaris yang masih bertahan hingga saat ini, yaitu lapis talas Bogor Sangkuriang. 

Lapis talas Bogor Sangkuriang adalah sejenis kue tradisional yang terbuat dari singkong atau talas yang diparut, dicampur dengan santan dan gula. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya rasanya yang enak, lapis talas Bogor Sangkuriang juga memiliki sejarah yang menarik.

Asal-usul nama “Sangkuriang” pada lapis talas ini berasal dari cerita rakyat Jawa Barat yang terkenal, yaitu legenda Sangkuriang. 

Dalam legenda tersebut, Sangkuriang adalah seorang pangeran yang jatuh cinta pada ibunya sendiri, Dayang Sumbi. 

Baca Juga :  4 Langkah Cara Membuat Nasi Tumpeng, Beserta Latar Belakang, dan Filosofinya

Tanpa sadar, Sangkuriang memerintahkan para pengikutnya untuk membuat sebuah danau dan sebuah kapal di atas gunung. 

Ketika Dayang Sumbi mengetahui bahwa kapal itu akan membuat Sangkuriang mengklaim dirinya sebagai suami Dayang Sumbi.

Dayang Sumbi pun membuat sebuah rencana agar kapal tersebut tidak selesai dibuat.

Dayang Sumbi meminta Sangkuriang untuk membuat kue lapis talas sebanyak-banyaknya dalam waktu semalam. 

Karena merasa sulit untuk menyelesaikan tugas tersebut, Sangkuriang pun meminta bantuan kepada seekor harimau putih. 

Dalam waktu singkat, tugas itu pun selesai dan Sangkuriang berkata bahwa ia akan menikahi Dayang Sumbi setelah kapal selesai dibuat. 

Namun, ketika Dayang Sumbi melihat bahwa tugas Sangkuriang telah selesai, ia meminta bantuan pada orang-orang di sekitar untuk membunyikan alat musik, membuat Sangkuriang merasa bahwa waktu yang digunakan sudah lewat dua hari. 

Baca Juga :  Mengapa Menggunakan Pisau Saat Makan Bisa Bermanfaat?

Sangkuriang pun merasa marah dan menendang kue-kue lapis talas tersebut menjadi berantakan.

Kisah legenda Sangkuriang inilah yang kemudian menjadikan kue lapis talas sebagai salah satu jenis jajanan khas Bogor. 

Masyarakat di Bogor mulai mengenalnya sejak zaman kolonial Belanda, saat lapis talas masih disajikan dengan cara dipanggang seperti roti. 

Namun, seiring berjalannya waktu, cara penyajian lapis talas Bogor Sangkuriang semakin beragam. 

Saat ini, lapis talas disajikan dalam bentuk lapisan-lapisan yang diberi warna-warna menarik dari berbagai bahan alami seperti daun pandan, kacang hijau, dan cokelat.

Selain di Bogor, kue lapis talas juga dikenal di beberapa daerah Indonesia lainnya seperti Bekasi, Cirebon, dan Garut. 

Baca Juga :  Chocomory Bandung: Menu dan Harganya

Namun, lapis talas Bogor Sangkuriang tetap menjadi yang paling terkenal dan menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Bogor.

Dalam perkembangan zaman, lapis talas Bogor Sangkuriang tetap bertahan dan menjadi kuliner legendaris yang patut dijaga keberadaannya. 

Warisan budaya yang lezat ini tampaknya masih akan terus dinikmati oleh masyarakat Bogor dan pengunjung kota hujan lainnya dalam jangka waktu yang panjang.

Berita Terkait

Rekomendasi Sate Terenak di Jakarta, Dijamin Bikin Nagih
Main Pasir, Bocah 9 Tahun Tenggelam di Kali Ciliwung
Dikira Boneka, Warga Bogor Temukan Mayat Bayi
Mama Kimchi Jogja, Pusat Kuliner Korea Ramah Mahasiswa
Honabelle: Cita Rasa Brownis Panggang Premium Nomor 1 di Yogyakarta
Tak Terlihat Keluar Rumah, Pasangan Lansia Bogor ditemukan Tewas Membusuk
Polisi Ringkus Dua Pelaku Begal Ojol di Bogor
Cara Membuat Seblak Kuah Merah yang Terkenal Nampol Rasanya

Berita Terkait

Sunday, 21 July 2024 - 19:05 WIB

Rekomendasi Sate Terenak di Jakarta, Dijamin Bikin Nagih

Sunday, 21 July 2024 - 11:46 WIB

Main Pasir, Bocah 9 Tahun Tenggelam di Kali Ciliwung

Saturday, 20 July 2024 - 10:46 WIB

Dikira Boneka, Warga Bogor Temukan Mayat Bayi

Friday, 19 July 2024 - 10:44 WIB

Mama Kimchi Jogja, Pusat Kuliner Korea Ramah Mahasiswa

Thursday, 18 July 2024 - 18:04 WIB

Honabelle: Cita Rasa Brownis Panggang Premium Nomor 1 di Yogyakarta

Berita Terbaru

Ilustrasi Materi IPS Kelas 7 (Dok. Ist)

Pendidikan

Materi IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka, Semester 1 & 2

Wednesday, 24 Jul 2024 - 04:55 WIB

Tachimasu Artinya 
(Dok. Ist)

Berita

Tachimasu Artinya Apa? Ini Contoh Penggunaanya!

Wednesday, 24 Jul 2024 - 04:52 WIB