Gunung Lewotobi Kembali Erupsi, Warga Kembali Diminta Waspada

- Redaksi

Saturday, 6 January 2024 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Lewotobi-SwaraWarta.co.id (Sumber: Detik)

SwaraWarta.co.id – Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali menununjukkan peningkatan gejala vulkanologinya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erupsi sabtu lalu menujukkan aktivitas vulkanik di daerah tersebut.

Pos Pemantau Gunung Api Lewotobi di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menjadi saksi kejadian itu.

Pembuat laporan, Herman Yosef S Mboro, dengan tegas menyampaikan bahwa erupsi terjadi pada Sabtu pukul 13.21 WITA.

Kolom abu yang teramati mencapai ketinggian sekitar 1.500 meter di atas puncak gunung, menciptakan pemandangan yang mencekam.

Laporan juga mencatat bahwa warna abu bervariasi dari kelabu hingga cokelat, dengan intensitas tebal yang membentang ke arah barat.

Baca Juga :  Berita Duka dari Keluarga Raffi Ahmad: Mudy Pagau Meninggal Dunia

Seismogram merekam aktivitas erupsi dengan amplitudo maksimum mencapai 47,3 milimeter dan durasi erupsi sekitar 20 menit.

Pembuat laporan menyampaikan informasi bahwa erupsi masih berlangsung pada saat laporan dibuat, memberikan gambaran tentang keguncangan dan dinamika di dalam Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Pengamatan selama periode dari pukul 00.00 WITA hingga 06.00 WITA pada hari Sabtu (6/1) mengungkapkan bahwa erupsi berlanjut.

Visibilitas gunung terbatas hingga tingkat kabut 0-11, dan kawah tampak teramati dengan tekanan sedang hingga kuat.

Kawah tersebut memancarkan asap putih dan kelabu dengan intensitas tebal, mencapai ketinggian 1.000-1.500 meter di atas puncak kawah.

Tak hanya itu, erupsi terus menerus dengan tinggi kolom asap mencapai 1.500 meter dari pusat erupsi, menjalar ke arah barat dan barat daya.

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Proyek Satelit Kemenhan

Hujan abu tipis hingga sedang turut menjadi bagian dari fenomena tersebut.

Pos Pemantau Gunung Api Lewotobi Laki-Laki melaporkan adanya penciuman belerang dengan intensitas sedang di lokasi tersebut.

Dalam menghadapi situasi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis rekomendasi sebagai langkah antisipasi.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki, serta pengunjung atau wisatawan, diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi gunung.

Rekomendasi juga mencakup jarak empat kilometer ke arah barat laut utara dan selatan-tenggara dari pusat erupsi.

Masyarakat diberikan imbauan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah.

Peringatan ini bertujuan agar potensi risiko dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat terjaga.

Baca Juga :  Remaja Usia 16 Tahun di Tarakan Nekat Gantung Diri, Begini Kronologinya!

Meskipun fenomena alam ini dapat menimbulkan kekhawatiran, penting untuk tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya, dan bergantung pada informasi resmi dari otoritas yang berwenang.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki menjadi pengingat akan kompleksitas alam dan perluasan aktivitas vulkanik di wilayah tersebut.

Keberadaan Pos Pemantau Gunung Api Lewotobi menjadi kunci dalam pemantauan dan pelaporan kejadian alam seperti ini.

Semoga langkah-langkah mitigasi yang diambil dapat melindungi masyarakat dan menciptakan kesadaran akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di sekitar gunung berapi.***

Berita Terkait

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!

Berita Terkait

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Saturday, 31 October 2026 - 07:35 WIB

Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Berita Terbaru

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi

Pendidikan

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Simak Pembahasannya!

Saturday, 31 Oct 2026 - 11:12 WIB