Meski Ganjar-Mahfud Kalah Hitung Cepat di Beberapa Daerah, Suara PDIP Masih Tinggi

- Redaksi

Thursday, 15 February 2024 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar-Mahfud Tercecer di Hitung Cepat,PDIP Tetap Tinggi-SwaraWarta.co.id (Sumber: RRI)

SwaraWarta.co.idGanjar Pranowo, capres nomor 3, menanggapi hasil hitung cepat Pilpres 2024 yang menunjukkan Prabowo-Gibran unggul di Jawa Tengah, basis PDIP.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ganjar menegaskan bahwa itu bukan hasil real count dari KPU, menyebut PDIP masih nomor satu dalam quick count beberapa lembaga survei, meski mengakui perbedaan dengan perolehan suaranya bersama Mahfud MD.

Menurut informasi sementara, hasil quick count PDIP masih tinggi dan sepertinya masih nomor satu.

Sedikit anomali, berkebalikan dengan suara Ganjar-Mahfud.

Sementara itu TPN Ganjar-Mahfud menyelidiki faktor-faktor yang membuat paslon nomor 3 kurang populer di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Polisi Bakal Periksa Pria Disabilitas yang Diduga Perkosa Mahasiswi Mataram

Ganjar menyebutkan bahwa hari ini sedang diselidiki oleh kawan-kawannya,  Ganjar berharap mudah-mudahan nanti ketemu apa faktornya, sepertinya menurut Capres no. 3 ini, split tiketnya agak terlalu lebar.

Berdasarkan data lembaga survei PRC, Ganjar-Mahfud berada di posisi kedua dengan 34,80 % , tertinggal dari Prabowo-Gibran yang mendominasi dengan 53,03 % .

Hasil serupa terlihat dari Charta Politika, di mana Ganjar-Mahfud mendapat 34,19 % suara, sementara Prabowo-Gibran mencapai 51,16 %.

Dalam konteks Pileg 2024, PDIP masih memimpin quick count di Jawa Tengah, meski presentasenya mengalami penurunan dari 2019.

Charta Politika melaporkan PDIP menguasai Jawa Tengah dengan 26,37 persen, sedangkan Golkar dan PKB masing-masing mendapatkan 11,68 persen dan 11,65 persen.

Baca Juga :  Diduga jadi Korban Perdagangan Manusia, Gadis 14 Tahun dibuang Rombongan Mami

Perbedaan antara quick count Pilpres dan Pileg menciptakan dinamika politik yang menarik.

Ganjar, dengan sikap kritisnya terhadap hasil Pilpres, menunjukkan keinginan untuk transparansi dan kejujuran dalam proses pemilihan.

Dalam menghadapi ketidakcocokan antara perolehan suara Pilpres dan Pileg, Ganjar menyoroti kemungkinan terlalu lebarnya split tiket sebagai faktor penyebabnya.

Pernyataannya mencerminkan kebutuhan untuk memahami dinamika pemilih yang mungkin memilih berbeda untuk presiden dan legislatif.

Penting untuk melihat bagaimana TPN Ganjar-Mahfud menyelidiki faktor-faktor tersebut, karena pemahaman yang mendalam dapat memberikan wawasan yang berharga untuk politisi dan masyarakat.

Sementara itu, PDIP tetap berada di puncak quick count Pileg, meski dengan penurunan persentase, menunjukkan perubahan dinamika politik di tingkat lokal.

Baca Juga :  Cara Cek Tenaga Honorer yang Terdata di Database BKN, Hanya 3 Langkah Saja

Dalam rangka menjaga integritas pemilihan, transparansi dalam proses dan keterbukaan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi hasil menjadi kunci.

Ganjar Pranowo memberikan gambaran tentang bagaimana pihaknya berupaya memahami dan mengatasi ketidaksesuaian dalam hasil quick count, menciptakan ruang untuk perbaikan dan reformasi di masa depan.***

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?
WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual
TPG Mei 2026 Kapan Cair? Ini Prediksi Jadwal dan Cara Cek Penerima

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026 - 08:15 WIB

Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!

Wednesday, 3 June 2026 - 06:12 WIB

Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Saturday, 30 May 2026 - 13:29 WIB

Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?

Berita Terbaru